Wanita di Polandia Alami Kerusakan Wajah Akibat Suntik Silikon Ilegal

beritalokal.my.id, Warsawa- Seorang wanita muda di Polandia mengalami kerusakan serius pada wajahnya setelah bertahun-tahun melakukan suntikan silikon dan bahan kosmetik ilegal tanpa pengawasan medis.

Wanita berusia 26 tahun yang dikenal dengan nama Elva itu mengaku mulai melakukan suntikan mandiri karena tidak mampu membayar prosedur kecantikan profesional, menurut laporan Oddity Central yang dikutip Sabtu (30/5/2026).

Elva, yang lahir sebagai laki-laki di sebuah kota kecil di Polandia, mengatakan telah lama merasa tidak puas dengan penampilannya dan berupaya mengubah bentuk wajahnya melalui berbagai prosedur kosmetik.

Pada awalnya, ia menggunakan produk pelarut lemak yang dibeli secara daring dan menyuntikkannya ke wajah dua kali dalam sepekan. Namun setelah merasa wajahnya menjadi terlalu kurus, ia mulai menggunakan bahan lipolisis suntik dan silikon yang diperoleh dari pasar gelap.

Frekuensi penggunaan yang semula hanya sekali seminggu terus meningkat hingga hampir setiap hari.

Akibatnya, wajah Elva mengalami pembengkakan parah, muncul jaringan parut, serta perubahan bentuk yang signifikan. Kondisi di sekitar area mata menjadi perhatian dokter karena berpotensi menimbulkan komplikasi kesehatan yang lebih serius.

Dokter estetika Marek Wasiluk mengatakan produk yang digunakan Elva tidak memiliki sertifikasi keamanan dan berisiko menyebabkan infeksi maupun peradangan berbahaya.

Sementara itu, psikolog Paulina Mierzejewska menduga Elva mengalami Body Dysmorphic Disorder atau dismorfia tubuh, gangguan psikologis yang membuat seseorang terus-menerus merasa tidak puas dengan penampilannya meskipun tidak terdapat kekurangan fisik yang signifikan.

Kasus tersebut memicu perdebatan di Polandia mengenai bahaya penggunaan produk kosmetik ilegal dan meningkatnya praktik perawatan estetika mandiri tanpa pengawasan tenaga medis profesional.

Para ahli mengingatkan bahwa prosedur kosmetik yang dilakukan tanpa standar keamanan dan pengawasan medis dapat menimbulkan dampak permanen terhadap kesehatan maupun penampilan seseorang.



error: Content is protected !!