Mamdani Jadi Wali Kota New York Pertama yang Boikot Parade Hari Israel

BeritaLokal, New York City – Puluhan ribu warga Yahudi dan pendukung Israel kembali memadati Fifth Avenue, Manhattan, dalam parade tahunan Hari Israel pada Minggu (1/6). Namun, Wali Kota New York Zohran Mamdani tetap terkena sorotan karena ketidakhadirannya-menjadi pertama kali seorang wali kota New York boikot acara tersebut sejak 1965. Meski tanpa kehadirannya, acara berlangsung aman dan meriah dengan pengamanan ketat dari aparat polisi.

Parade yang disebut “Israel Day on Fifth” menggambarkan perubahan makna dalam konteks anti-Semitisme yang semakin meningkat di New York. Penyelenggara, Jewish Community Relations Council (JCRC), menilai partisipasi lebih dari 50.000 orang menjadi jumlah terbesar sejarah acara tahunan tersebut. Tokoh politik seperti Gubernur Kathy Hochul, Senator Chuck Schumer, dan Jaksa Agung Letitia James turut hadir dalam sambutan pembukaan. “Hari ini kita berbaris sebagai bentuk perlawanan dan juga untuk membela nilai-nilai yang telah mendefinisikan Negara Bagian New York sejak awal berdirinya,” kata Hochul.

Makna parade kini lebih terkait dengan solidaritas komunitas Yahudi yang menghadapi ancaman antisemitisme, kejahatan kebencian, dan sentimen anti-Israel. Kepala UJA-Federation of New York, Eric Goldstein, mengatakan: “Kita semakin terisolasi dan menjadi sasaran karena menjadi Yahudi. Karena itu, kita harus tetap bangga, tampil di ruang publik, dan bersatu.” Julie Menin, Ketua Dewan Kota, menekankan pentingnya identitas komunitas di tengah kekhawatiran terhadap sentimen negatif. “New York mengirimkan pesan kuat: kita memilih sukacita daripada kebencian, persatuan daripada perpecahan, dan kebanggaan daripada ketakutan,” katanya.

Parade tahun ini juga dihadiri Ketua Knesset Israel Amir Ohana dan Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich. Meski keduanya belum diumumkan secara resmi, JCRC mengatakan tidak mengetahui siapa mereka yang akan hadir. Konsulat Israel di New York juga tidak mencantumkan nama tersebut dalam daftar tamu. Tema parade adalah “Proud Americans, Proud Zionists” atau “Warga Amerika yang Bangga, Zionis yang Bangga.”

Dalam kesempatan ini, kelompok hobi seperti klub sepeda motor dan marching band dengan kostum warna-warni juga ikut merayakan. Acara menunjukkan keterlibatan luas komunitas Yahudi di New York, bahkan dari wilayah sekitar. Meski tanpa kehadiran Mamdani, parade tetap menjadi momen penting untuk menegaskan keberanian dan ketahanan komunitas.

Artikel Terkait

0