beritalokal.my.id, Hanoi – Seorang warga negara Rusia yang ditahan atas dugaan pencurian bagasi di Vietnam terancam hukuman penjara tiga hingga 20 tahun, RIA Novosti melaporkan, Kamis (28/5/2026).
Timur Sadykov, Konsul Jenderal Rusia di Kota Ho Chi Minh, mengidentifikasi pria tersebut sebagai Alexander Gorb, sebut laporan itu, dikutip dari laman Antara News, Jumat (29/5).
“Menurut hukum pidana Vietnam, hukuman untuk tindak pencurian berkisar antara tiga hingga 20 tahun penjara, tergantung pada besarnya kerugian,” kata Sadykov.
Diplomat Rusia itu mengatakan pihaknya bekerja sama dengan otoritas setempat untuk memastikan hak-hak warga negara Rusia itu terpenuhi.
Media Vietnam sebelumnya melaporkan penangkapan seorang warga Rusia yang diduga mencuri bagasi milik warga negara asing lainnya.
Laporan itu menyebutkan tersangka berulang kali menggunakan pola serupa: datang dari Thailand tanpa membawa barang lalu mengambil tas bermerek dari ban berjalan bagasi di Bandara Kota Ho Chi Minh.
