beritalokal.my.id, Jakarta – Dunia aset digital berduka setelah Nathan Allman, pendiri sekaligus CEO Ondo Finance, meninggal dunia secara mendadak pada usia 32 tahun. Allman dikenal sebagai salah satu tokoh awal yang berperan penting dalam pengembangan tokenisasi aset dunia nyata (real-world assets/RWA) berbasis blockchain.
Kabar duka tersebut dikonfirmasi langsung oleh perusahaan melalui pernyataan yang dibagikan di platform X pada Senin.
“Dengan kesedihan yang mendalam kami mengumumkan meninggalnya Nathan Allman, pendiri Ondo, secara tidak terduga,” tulis perusahaan dikutip dari CoinMarketCap, Selasa (26/5/2026).
“Hati kami bersama keluarga dan orang-orang terdekatnya.”
Perusahaan menggambarkan Allman sebagai sosok visioner yang memiliki kepemimpinan, kerendahan hati, serta tekad kuat yang membantu membentuk perjalanan Ondo sekaligus memberikan pengaruh terhadap industri aset digital yang lebih luas.
Allman mendirikan Ondo pada 2021 setelah sebelumnya bekerja di divisi aset digital Goldman Sachs. Sebelum itu, ia juga mendirikan ChainStreet Capital, sebuah dana lindung nilai (hedge fund) kripto yang berfokus pada perdagangan berbasis algoritma dan peristiwa pasar.
Tokenisasi Aset dunia Nyata
Melalui Ondo Finance, Allman memiliki peran besar dalam mendorong perkembangan tokenisasi aset dunia nyata. Ia membantu membawa aset senilai miliaran dolar AS, mulai dari obligasi pemerintah Amerika Serikat, saham, hingga komoditas, ke jaringan blockchain.
Kontribusi tersebut turut meningkatkan minat institusi besar terhadap teknologi tokenisasi, termasuk perusahaan keuangan global seperti BlackRock.
Ondo menyebut saat ini terdapat lebih dari 111 ribu pemegang token yang memiliki aset dunia nyata yang ditokenisasi melalui platform tersebut. Nilai aset yang tercatat di jaringan blockchain atau on-chain diperkirakan mencapai sekitar USD 3,86 miliar.
Presiden Ondo Ian De Bode, yang kini akan mengambil alih posisi CEO, mengenang Allman sebagai pendiri luar biasa sekaligus sahabat dekat.
“Misi Ondo, misi Nate, tidak berubah,” kata De Bode.
“Jika Nate ada di sini, dia pasti ingin kami terus menjalankannya dengan sangat baik. Kami akan membuatnya bangga.”
Sementara itu, Wakil Presiden sekaligus Kepala Pemasaran Ondo Ben Grossman menyebut Allman sebagai “pendiri dan visioner yang hadir sekali dalam satu generasi.”
Hingga saat ini, perusahaan belum mengungkap penyebab meninggalnya Nathan Allman.
