Rekomendasi Saham Hari Ini 2 Juni 2026: BBRI, AKRA, TLKM, CUAN, PTBA dan MINA

beritalokal.my.id, Jakarta – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat secara teknikal pada perdagangan saham Selasa, (2/6/2026). Lalu apa saja rekomendasi saham-nya?

Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup turun 0,05% disertai dengan aksi jual saham oleh investor asing mencapai Rp 8,36 triliun pada Jumat, 29 Mei 2026. Saham-saham yang paling banyak dijual asing antara lain saham BBCA, TPIA, AMMN, BBRI dan BMRI.

“IHSG berpotensi teknikal rebound hari ini ke 6.250. Tapi hati-hati jika gagal break di atas level tersebut, IHSG rentan kembali koreksi,” ujar Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 6.000-6.070 dan level resistance 6.200-6.300.

Dalam riset PT Kiwoom Sekuritas Indonesia menyebutkan, secara teknikal, IHSG berpotensi menguat secara teknikal dan level resistance terdekat di moving average (MA) 10 harian di 6.350. IHSG akan berada di level support 6.050-5.950 dan level Resistance : 6.230-6.350. Kiwoom Sekuritas Indonesia menyarankan untuk tidak membuka posisi buy terlalu agresif dan hanya dalam mode trading cepat. “Perhatikan rotasi yang diuntungkan dari katalis atau sentimen pasar,” demikian seperti dikutip.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA).

Trading Idea hari ini: BBRI, AKRA, TLKM, CUAN, PTBA, dan MINA

  • BBRI Spec Buy dengan area beli di 2930-2950, cutloss di bawah 2900. Target dekat di 3000-3030.
  • AKRA Spec Buy dengan area beli di 1230-1235, cutloss di bawah 1220. Target dekat di 1260-1300.
  • TLKM Spec Buy dengan area beli di 3020-3030, cutloss di bawah 3000. Target dekat di 3090-3120.
  • CUAN Spec Buy dengan area beli di 630, cutloss di bawah 615. Target dekat di 670-700.
  • PTBA Buy on Weakness dengan area beli di 2730-2780, cutloss di bawah 2700. Target dekat di 2820-2860.
  • MINA Buy on Weakness dengan area beli di 326-330, cutloss di bawah 324. Target dekat di 344-354.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. beritalokal.my.id tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Penutupan IHSG pada 29 Mei 2026

PerbesarKaryawan melintasi layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat acara Penutupan Perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2022 di Jakarta, Jumat (30/12/2022). PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 59 perusahaan yang melakukan Initial Public Offering (IPO) atau pencatatan saham sepanjang 2022. Pada penutupan perdagangan akhir tahun, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup lesu 0,14% atau 9,46 poin menjadi 6.850,62. (beritalokal.my.id/Angga Yuniar)

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah melemah tipis pada perdagangan saham Jumat, (29/5/2926). Koreksi IHSG hari ini terjadi di tengah transaksi harian saham mencapai Rp 50,1 triliun.

Mengutip data RTI, IHSG ditutup melemah tipis 0,05% menjadi 6.127,38. Indeks saham LQ45 merosot 1,49% menjadi 611,16. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, pergerakan IHSG hari ini cenderung volatile, di mana dapat cermati bersama pada pre-opening sempat berada di zona merah dan sepanjang hari menghijau lalu ditutup terkoreksi tipis.

“Hal ini seperti yang kami sampaikan pada report teknikal pagi ini, di mana pergerakan IHSG masih cukup berat dan rawan terkoreksi. Di sisi lain, emiten-emiten konglomerasi secara mayoritas mencatatkan penguatan pada saat rebalancing MSCI dan tekanan datang dari emiten perbankan big caps,” ujar Herditya saat dihubungi beritalokal.my.id.

Jelang akhir pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.230,50 dan level terendah 6.111,97. Sebanyak 409 saham melemah sehingga bebani IHSG. 271 saham menguat dan 137 saham diam di tempat.

 

Sektor Saham

PerbesarIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Indonesia menguat hampir lima persen lebih tinggi pada pembukaan 10 April 2025. (BAY ISMOYO/AFP)

Total frekuensi perdagangan saham 2.377.153 kali dengan volume perdagangan saham 47,2 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 50,1 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.870.

Di tengah koreksi IHSG, sebagian besar sektor saham menghijau. Sektor saham infrastruktur naik 2,89%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham basic mendaki 2,65% dan sektor saham energi meroket 1,95%. Lalu sektor saham industri bertambah 0,31%, sektor saham consumer siklikal menanjak 1,17% dan sektor saham transportasi bertambah 0,77%.

Selain itu, sektor saham consumer nonsiklikal terpangkas 0,64%, sektor saham kesehatan susut 1,49%, sektor saham keuangan terperosok 1,04%. Lalu sektor saham properti turun 1,09%, sektor saham teknologi melemah 0,63%.



error: Content is protected !!