Emiten GOLF Kantongi Laba Bersih Rp 1,59 Miliar

beritalokal.my.id, Jakarta – PT Intra GolfLink Resorts Tbk (GOLF) membukukan pertumbuhan laba bersih pada kuartal I 2026. Perseroan mencatat laba bersih sebesar Rp 1,595 miliar, meningkat 20,6% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp 1,323 miliar.

Kenaikan laba bersih tersebut terjadi seiring pertumbuhan pendapatan dan membaiknya kinerja operasional perusahaan yang bergerak di sektor golf, properti, restoran, dan bisnis penunjang lainnya.

Berdasarkan paparan kinerja perusahaan, pendapatan GOLF pada kuartal I 2026 mencapai Rp 28,824 miliar, naik 1,3% dibandingkan Rp 28,452 miliar pada kuartal I 2025. Sementara laba kotor meningkat 5,4% menjadi Rp 15,356 miliar dari Rp 14,575 miliar pada periode sama tahun lalu.

Untuk 2025, laba kotor GOLF meningkat sebesar Rp 129 miliar dibanding tahun 2024 yang sebesar Rp 119,7 miliar.

“Laba kotor juga meningkat menjadi Rp 129 miliar dengan margin yang tetap terjaga pada level yang sehat,” ujar Investor Relations GOLF, Ravenal Arvense dalam paparan publik GOLF, di Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Pertumbuhan laba bersih didukung oleh lonjakan laba usaha yang signifikan. Pada kuartal I 2026, laba usaha tercatat Rp 3,175 miliar, melonjak 146,2% dibandingkan Rp 1,290 miliar pada kuartal I 2025.

Secara historis, laba usaha perusahaan memang mengalami tekanan pada 2025. Setelah mencapai Rp 72,469 miliar pada 2024, laba usaha turun menjadi Rp 64,868 miliar pada 2025. Namun, pada kuartal pertama tahun ini, tren pemulihan mulai terlihat.

Dari sisi laba kotor, margin usaha tetap terjaga seiring pertumbuhan pendapatan yang diikuti kenaikan laba kotor lebih tinggi dibanding pertumbuhan penjualan.

Segmen Real Estate Masih Menjadi Motor Pertumbuhan

Kontributor utama pertumbuhan GOLF masih berasal dari segmen real estate. Pada 2025, marketing sales real estate mencapai Rp 266,159 miliar, meski lebih rendah dibandingkan pencapaian 2024 sebesar Rp 398,948 miliar.

 

Kontribusi Real Estate

PerbesarPaparan publik PT Intra GolfLink Resorts Tbk (GOLF), Selasa (2/6/2026). (Foto: beritalokal.my.id/Tira Santia)

Dari sisi pendapatan akuntansi, kontribusi segmen real estate terus meningkat dalam tiga tahun terakhir. Pendapatan real estate tercatat Rp 44,613 miliar pada 2023, naik menjadi Rp 67,856 miliar pada 2024 dan kembali meningkat menjadi Rp 79,394 miliar pada 2025.

Sementara itu, segmen golf, restoran, dan lainnya tetap menjadi penopang utama pendapatan perusahaan dengan kontribusi Rp 136,125 miliar pada 2025.

Kinerja tersebut mendorong total pendapatan perseroan sepanjang 2025 mencapai Rp 215,520 miliar, naik dari Rp 197,994 miliar pada 2024 dan Rp 177,582 miliar pada 2023. Perseroan juga mencatat pertumbuhan laba kotor menjadi Rp 129,094 miliar pada 2025 dari Rp 119,721 miliar pada 2024.

“Pada 2025, Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp 215,5 miliar atau tumbuh sekitar 9% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan kinerja GOLF dan memulai realisasinya pendapatan dari segmen real estate,” ujarnya.

Aset dan Ekuitas Terus Menguat

PerbesarIlustrasi Laporan Keuangan atau Laba Rugi. Foto: Freepik/ pch.vector

Di sisi neraca, GOLF membukukan total aset sebesar Rp 8,692 triliun pada akhir kuartal I-2026, meningkat dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp 8,685 triliun.

Total ekuitas juga naik menjadi Rp 8,020 triliun dari Rp8,018 triliun pada akhir tahun lalu, mencerminkan posisi permodalan yang tetap solid.

Sementara itu, total liabilitas tercatat Rp 672,262 miliar, relatif stabil dibandingkan Rp 666,780 miliar pada akhir 2025. Dengan posisi ekuitas yang jauh lebih besar dibandingkan kewajiban, struktur permodalan perusahaan masih tergolong konservatif.

“Total ekuitas mencapai lebih dari Rp 8 triliun, sementara total liabilitas hanya sekitar Rp 672 miliar dengan debt to equity ratio sekitar 6%,” ujarnya.

Dari sisi investasi, belanja modal (capital expenditure/capex) pada kuartal I 2026 mencapai Rp 21,672 miliar. Nilai tersebut lebih rendah dibandingkan realisasi capex sepanjang 2025 yang mencapai Rp 202,549 miliar.

 

 



error: Content is protected !!