beritalokal.my.id, Jakarta – Emas perhiasan menjadi salah satu aset berharga yang diminati banyak orang, baik sebagai aksesori maupun instrumen investasi. Memahami dinamika harga emas perhiasan sangat penting bagi calon pembeli maupun penjual, mengingat nilainya yang bersifat dinamis. Artikel ini akan mengulas secara komprehensif harga emas perhiasan per Senin, 1 Juni 2026, dari berbagai sumber tepercaya.
Fluktuasi harga emas perhiasan tidak hanya dipengaruhi oleh harga emas murni global, tetapi juga oleh berbagai faktor spesifik lainnya. Dari kadar kemurnian hingga biaya pembuatan, setiap elemen memiliki peran dalam menentukan nilai akhir sebuah perhiasan. Informasi ini akan membantu Anda membuat keputusan yang lebih cerdas dan terinformasi.
Kami akan menyajikan rangkuman harga emas batangan dari Antam dan Pegadaian sebagai acuan dasar, serta harga emas perhiasan dari Raja Emas dan Laku Emas. Selain itu, panduan praktis mengenai cara menghitung harga jual dan beli emas perhiasan juga akan dibahas tuntas, memastikan Anda memiliki pemahaman yang lengkap.
Faktor Penentu Harga Emas Perhiasan
PerbesarSementara, untuk harga emas perhiasan berdasarkan data dari Raja Emas Indonesia, Laku Emas, dan Hartadinata Abadi dalam berbagai kadar karat pada Rabu (14/1/2026) cenderung stabil, seperti harga emas perhiasan 24 Karat per gram diangka Rp 2.300.000. Tampak dalam foto, perhiasan emas dipajang di sebuah toko perhiasan di Banda Aceh pada Rabu 14 Januari 2026. (CHAIDEER MAHYUDDIN/AFP)
Harga emas perhiasan memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan emas batangan murni, dan dipengaruhi oleh serangkaian faktor kompleks. Salah satu faktor utama yang membedakannya adalah kadar kemurnian emas atau karat. Emas 24K yang merupakan emas murni sangat lunak, sehingga perhiasan umumnya menggunakan campuran logam lain untuk kekuatan dan daya tahan.
Semakin tinggi kadar karat, seperti 18K (75% emas murni) atau 14K (58,3% emas murni), semakin besar proporsi emas murni di dalamnya dan semakin tinggi pula nilainya. Selain itu, berat perhiasan juga secara langsung memengaruhi harga emas perhiasan, di mana perhiasan yang lebih berat akan memiliki harga yang lebih tinggi.
Kondisi pasar global turut menjadi penentu signifikan harga emas perhiasan. Permintaan dan penawaran emas di pasar dunia, sentimen investasi, serta fluktuasi nilai tukar mata uang, khususnya Dolar AS, akan berdampak langsung pada harga emas di pasar domestik. Ketidakpastian ekonomi seringkali mendorong kenaikan harga emas.
Desain dan ongkos pembuatan atau craftsmanship juga memberikan kontribusi besar pada harga emas perhiasan. Perhiasan dengan desain rumit, detail artistik, atau penataan permata yang presisi akan memiliki biaya produksi yang lebih tinggi. Penting untuk diingat bahwa biaya pembuatan ini umumnya tidak dihitung saat perhiasan dijual kembali. Merek dan tanda keaslian (hallmarks) juga menjadi indikator kualitas yang dapat meningkatkan nilai, begitu pula dengan tambahan batu permata atau berlian.
Rangkuman Harga Emas Hari Ini (1 Juni 2026)
PerbesarSebagai informasi, pergerakan harga emas perhiasan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk permintaan dari industri perhiasan global, fluktuasi nilai tukar mata uang, serta kebijakan bank sentral dalam mengelola cadangan emas. Tampak dalam foto, perhiasan emas dipajang di sebuah toko perhiasan di Banda Aceh pada Rabu 14 Januari 2026. (CHAIDEER MAHYUDDIN/AFP)
Sebagai acuan dasar, harga emas batangan seringkali menjadi patokan dalam menentukan harga emas perhiasan. Per Senin, 1 Juni 2026, harga emas batangan bersertifikat Antam terpantau stabil, dengan pecahan 1 gram mencapai Rp 2.799.000. Harga pembelian kembali (buyback) emas Antam berada di level Rp 2.609.000 per gram.
Di Pegadaian, harga emas untuk produk UBS, Antam, dan Galeri 24 juga tidak mengalami pergerakan signifikan pada tanggal yang sama. Emas Antam 1 gram di Pegadaian dibanderol Rp 2.911.000, sementara emas UBS 1 gram seharga Rp 2.850.000. Harga ini penting untuk diperhatikan bagi Anda yang ingin membeli atau menjual emas.
Berikut adalah rincian lengkap harga emas perhiasan dari Raja Emas dan Laku Emas per 1 Juni 2026. Harga-harga ini dapat menjadi panduan awal sebelum Anda melakukan transaksi.
Harga Emas Perhiasan di Raja Emas K24
- K24* Rp 2.530.000
- K24 Rp 2.455.000
- K23 Rp 2.190.000
- K22 Rp 2.014.000
- K21 Rp 1.924.000
- K20 Rp 1.832.000
- K19 Rp 1.740.000
- K18 Rp 1.650.000
- K17 Rp 1.557.000
- K16 Rp 1.465.000
- K15 Rp 1.375.000
- K14 Rp 1.283.000
- K13 Rp 1.190.000
- K12 Rp 1.100.000
- K11 Rp 1.008.000
- K10 Rp 916.000
- K9 Rp 826.000
- K8 Rp 734.000
- K7 Rp 641.000
- K6 Rp 552.000
- K5 Rp 460.000
Harga Emas Perhiasan di Laku Emas
- 24K (99%) Rp. 2.463.000
- 23K Rp. 2.124.000
- 22K Rp. 2.033.000
- 21K Rp. 1.943.000
- 20K Rp. 1.849.000
- 19K Rp. 1.755.000
- 18K Rp. 1.661.000
- 17K Rp. 1.567.000
- 16K Rp. 1.473.000
- 15K Rp. 1.381.000
- 14K Rp. 1.288.000
- 13K Rp. 1.196.000
- 12K Rp. 1.102.000
- 11K Rp. 1.008.000
- 10K Rp. 916.000
- 9K Rp. 822.000
Panduan Menghitung Harga Emas Perhiasan
Menghitung harga emas perhiasan memerlukan pemahaman tentang beberapa komponen penting. Rumus dasar yang digunakan melibatkan harga jual emas per gram, kadar kemurnian, dan biaya pembuatan. Harga jual emas per gram mengacu pada nilai emas murni pada hari transaksi, sedangkan kadar kemurnian dinyatakan dalam persentase, misalnya 75% untuk emas 18K.
Biaya pembuatan atau ongkos adalah komponen tambahan yang bervariasi tergantung pada kerumitan desain dan merek perhiasan. Sebagai contoh, untuk kalung emas seberat 5 gram, dengan kadar kemurnian 75% (0,75), harga jual emas per gram saat ini Rp 1.200.000, dan biaya pembuatan Rp 500.000, maka perhitungannya adalah (5 gram × 0,75 × Rp 1.200.000) + Rp 500.000 = Rp 4.500.000 + Rp 500.000 = Rp 5.000.000.
Ketika menjual kembali perhiasan, perhitungan akan sedikit berbeda karena biaya pembuatan biasanya tidak dihitung. Beberapa toko mungkin juga menerapkan potongan atau margin tertentu. Rumus taksiran harga jual kembali adalah (kadar emas – 2%) dikalikan harga emas per gram.
Contoh perhitungan jual kembali, perhiasan dengan kadar 70% (0,70), berat 7 gram, dan harga acuan Rp 900.000/gram. Setelah dikurangi 2% kadar menjadi 68% (0,68), nilai emasnya adalah 7 gram × 0,68 × Rp 900.000 = Rp 4.284.000. Jika dikurangi margin toko (misalnya 10%), nilai jualnya menjadi sekitar Rp 3.855.600. Untuk mendapatkan harga terkini dan resmi, selalu disarankan untuk merujuk pada situs web resmi atau cabang toko emas terpercaya.
