beritalokal.my.id, Jakarta – Pasangan selebritas Bunga Zainal dan produser Sukhdev Singh mendatangi Divisi Propam Mabes Polri untuk mempertanyakan kelanjutan kasus dugaan penipuan yang mereka laporkan yang sempat ditangani Polda Metro Jaya. Kuasa hukum Sukhdev Singh, Tommy Sinulingga, mengungkapkan rasa kecewa karena laporan yang sudah berjalan selama dua tahun tersebut seolah tidak menunjukkan kemajuan.
“Baik, jadi kami tadi sudah diundang ke dalam dan jujur saja sebenarnya kami sangat kecewa. Kenapa sangat kecewa? Karena surat kami itu masuknya 13 Mei, tapi baru mau didisposisi dan dialihkan ke Bid Propam Polda Metro, dan belum dikirim juga sampai hari ini, sudah tahap dua minggu,” ujar Tommy Sinulingga di Mabes Polri, Jakarta, Senin (2/6/2026).
Pihak Sukhdev berharap agar Div Propam Mabes Polri memberikan atensi khusus dan tidak melimpahkan kembali perkara ini ke Polda Metro Jaya. Tommy menegaskan bahwa kliennya membutuhkan kebijaksanaan dari pimpinan Polri agar kasus ini ditangani secara profesional di tingkat Mabes.
“Jadi kita inginkan dalam ini untuk secara kebijaksanaan, diskresi pimpinan Div Propam sendiri dalam hal ini melakukan perkara ini tetap di Div Propam, tidak dilimpahkan ke Polda Metro Jaya ataupun Bid Propam. Sehingga dalam hal ini akan memberikan juga keadilan kepada korban langsung,” lanjutnya.
Bunga Zainal turut merasakan kejanggalan karena laporannya di Polda Metro Jaya seperti berjalan di tempat tanpa ada kejelasan status tersangka. Bunga membandingkan kasusnya dengan perkara lain yang bisa berjalan cepat hanya karena mendapatkan perhatian luas dari publik atau viral.
“Soalnya masalahnya kan kasus ini berbarengan dengan kasus aku, ya. Tapi berbeda orang. Cuma kok kasus saya jalan, ya balik lagi jalan karena viral, dan kok yang ini bisa dibilang mandek gitu lho Bang, ya,” kata Bunga Zainal.
Bunga Zainal Malu Bolak-balik ke Polda Metro Jaya
PerbesarBunga Zainal. (M Altaf Jauhar/ beritalokal.my.id)
Bunga merasa mengalami ketidakpastian hukum selama dua tahun ini yang membuatnya berpikir perlu mencari perlindungan ke tingkat yang lebih tinggi di Mabes Polri. Ia mengaku merasa malu jika harus terus-menerus menanyakan perkembangan kasus ke Polda Metro Jaya tanpa hasil yang memuaskan bagi suaminya.
