IHSG Berbalik Arah Melemah Terbatas, Transaksi Harian Tembus Rp 50 Triliun

beritalokal.my.id, Jakarta – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah melemah tipis pada perdagangan saham Jumat, (29/5/2926). Koreksi IHSG hari ini terjadi di tengah transaksi harian saham mencapai Rp 50,1 triliun.

Mengutip data RTI, IHSG ditutup melemah tipis 0,05% menjadi 6.127,38. Indeks saham LQ45 merosot 1,49% menjadi 611,16. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, pergerakan IHSG hari ini cenderung volatile, di mana dapat cermati bersama pada pre-opening sempat berada di zona merah dan sepanjang hari menghijau lalu ditutup terkoreksi tipis.

“Hal ini seperti yang kami sampaikan pada report teknikal pagi ini, di mana pergerakan IHSG masih cukup berat dan rawan terkoreksi. Di sisi lain, emiten-emiten konglomerasi secara mayoritas mencatatkan penguatan pada saat rebalancing MSCI dan tekanan datang dari emiten perbankan big caps,” ujar Herditya saat dihubungi beritalokal.my.id.

Jelang akhir pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.230,50 dan level terendah 6.111,97. Sebanyak 409 saham melemah sehingga bebani IHSG. 271 saham menguat dan 137 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 2.377.153 kali dengan volume perdagangan saham 47,2 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 50,1 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.870.

Di tengah koreksi IHSG, sebagian besar sektor saham menghijau. Sektor saham infrastruktur naik 2,89%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham basic mendaki 2,65% dan sektor saham energi meroket 1,95%. Lalu sektor saham industri bertambah 0,31%, sektor saham consumer siklikal menanjak 1,17% dan sektor saham transportasi bertambah 0,77%.

Selain itu, sektor saham consumer nonsiklikal terpangkas 0,64%, sektor saham kesehatan susut 1,49%, sektor saham keuangan terperosok 1,04%. Lalu sektor saham properti turun 1,09%, sektor saham teknologi melemah 0,63%.

Jelang akhir pekan ini, saham BMRI turun 1,21% menjadi Rp 4.080 per saham. Harga saham BMRI dibuka turun 10 poin menjadi Rp 4.120 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 4.130 per saham. Saham BMRI berada di level tertinggi Rp 4.190 dan terendah Rp 4.080 per saham. Total frekuensi perdagangan 38.176 kali dengan volume perdagangan saham 5.056.176 saham. Nilai transaksi Rp 2,1 triliun.

Gerak Saham

PerbesarPekerja melintas di dekat layar digital pergerakan saham di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (14/10/2020). Pada prapembukaan perdagangan Rabu (14/10/2020), IHSG naik tipis 2,09 poin atau 0,04 persen ke level 5.134,66. (beritalokal.my.id/Angga Yuniar)

Harga saham DILD ditutup stagnan di posisi Rp 120 per saham. Saham DILD dibuka naik dua poin menjadi Rp 122 per saham. Harga saham DILD berada di level tertinggi Rp 122 dan terendah Rp 120 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 678 kali dengan volume perdagangan saham 4.435.229 saham. Nilai transaksi Rp 54,5 miliar.

Harga saham ASII melemah 2,44% menjadi Rp 5.000 per saham. Harga saham ASII dibuka turun menjadi Rp 4.800 per saham dari pekan lalu Rp 5.125 per saham. Harga saham ASII berada di level tertinggi Rp 5.200 dan terendah Rp 4.800 per saham. Total frekuensi perdagangan 36.071 kali dengan volume perdagangan saham 5.009.168 saham. Nilai transaksi Rp 2,5 triliun.

Harga saham ISAT ditutup stagnan di posisi Rp 2.160 per saham. Saham ISAT berada di level tertinggi Rp 2.170 dan terendah Rp 2.080 per saham. Total frekuensi perdagangan 5.153 kali dengan volume perdagangan saham 600.357 saham. Nilai transaksi Rp 129,4 miliar.

Top Gainers-Losers

PerbesarSeorang juru kamera merekam layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yang anjlok signifikan selama pembukaan pasar, di gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta pada Rabu 13 Mei 2026. (BAY ISMOYO/AFP)

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

  • Saham KJEN melonjak 34,18%
  • Saham RATU melonjak 25%
  • Saham BREN melonjak 25%
  • Saham PTRO melonjak 24,87%
  • Saham BRPT melonjak 24,76%

 

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

  • Saham APIC merosot 14,78%
  • Saham ASPR merosot 14,76%
  • Saham FILM merosot 14,68%
  • Saham TALF merosot 14,46%
  • Saham MGNA merosot 14,41%

 

Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:

  • Saham BBCA senilai Rp 5,8 triliun
  • Saham TPIA senilai Rp 4,3 triliun
  • Saham AMMN senilai Rp 4 triliun
  • Saham BBRI senilai Rp 3,2 triliun
  • Saham TLKM senilai Rp 2,5 triliun

 

Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:

  • Saham TPIA tercatat 182.366 kali
  • Saham BRPT tercatat 114.987 kali
  • Saham BBCA tercatat 111.208 kali
  • Saham PTRO tercatat 74.045 kali
  • Saham DSSA tercatat 71.406 kali
  •  

 



error: Content is protected !!