BeritaLokal, Jakarta – Pada 28 Mei 2026, Standard Chartered kembali menegaskan target harga Ethereum (ETH) sebesar Rp 71,2 juta untuk tahun depan. Analisis bank investasi ini menggambarkan dinamika pasar kripto yang terus berubah, meski perusahaan masih mengharapkan peningkatan volume transaksi dan nilai aset digital di jaringan Ethereum.
Menurut laporan dari Yahoo Finance, harga ETH saat ini tidak mencerminkan peningkatan jumlah transaksi yang terjadi di jaringan aset tersebut, menurut analisis Standard Chartered. Harga ETH berada di kisaran US$ 2.000 atau Rp 35,64 juta, sekitar 60% dari harga tertinggi pada Agustus lalu saat mencapai US$ 5.000 atau Rp 89,11 juta. Penurunan ini disebabkan oleh perubahan dinamika pasar kripto, termasuk migrasi dana ke jalur aset digital yang lebih stabil.
Analisis Standard Chartered menyoroti bahwa Ethereum telah mendominasi sektor stablecoin dan tokenisasi, yang akan mengalami pertumbuhan pesat di masa depan. Bank investasi memperkirakan harga ETH mencapai US$ 4.000 atau Rp 71,2 juta pada tahun ini dan US$ 40.000 atau Rp 712,8 juta pada 2030. Langkah-langkah ini diharapkan memperbaiki rasio harga antara ETH dan Bitcoin ke level 0,08-level yang tidak terlihat sejak boom pasar kripto 2021.
Sementara itu, potensi DeFi (Decentralized Finance) di Ethereum menarik perhatian analis karena kemampuannya menyimpan aset nyata seperti komoditas, saham, dan obligasi pada blockchain. “Jika risiko aset tertimbang (RWA) meningkat 50 kali lipat dalam beberapa tahun ke depan, pentingnya sektor ini bagi Ethereum akan meningkat secara dramatis,” kata analis.
Namun, perusahaan tetap pesimis terhadap kinerja harga ETH jangka pendek. Pengguna di platform prediksi Myriad mengatakan bahwa koin itu memiliki peluang 65% untuk turun ke US$ 1.500 sebelum naik ke US$ 3.000.
Kebijakan regulasi yang mendukung standar aset digital dinilai menjadi faktor kunci dalam meningkatkan daya tarik Ethereum. Standard Chartered juga menekankan bahwa investasi kripto harus dilakukan dengan risiko terbatas, dan beritalokal.my.id tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Dalam rangka memastikan keakuratan informasi, Standard Chartered tetap memantau perkembangan pasar kripto secara real-time. Dengan peningkatan volume transaksi dan pertumbuhan nilai aset digital, Ethereum diharapkan menjadi pionir dalam sektor aset digital yang semakin menarik.
Artikel Terkait
Bitmine Beli 20 Ribu Ethereum Senilai Rp 648 Miliar
15 Juli 2026
Kripto Melemah: Bitcoin, Ethereum, Cardano Tertekan
15 Juli 2026
Harga Kripto Melesat di Jakarta: Bitcoin dan Ethereum Naik
6 Juli 2026
BitMine Menambahkan ETH Rp 769,79 Miliar Meski Harga Turun 8%
30 Juni 2026
Harga Kripto Mayoritas Menghijau, HYPE Melonjak Paling Tinggi
30 Juni 2026
Harga kripto terus bergerak terbuka pada 29 Juni 2026
29 Juni 2026
Harga kripto hari ini 27 Juni 2026: Bitcoin dan Ethereum kompak melesat
27 Juni 2026
Harga Ethereum terancam anjlok ke US$ 1.200
25 Juni 2026
Memuat komentar...