CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi menegaskan rumor rencana keluar dari Indonesia adalah tidak benar. Grab berkomitmen terus berinvestasi.
PerbesarGrab Hadirkan 30 Sepeda Motor Listrik di Bali. Dok: Grab Indonesia
, Jakarta – Grab Indonesia membantah kabar yang menyebut perusahaan berencana meninggalkan pasar Indonesia. Perusahaan menegaskan tetap berkomitmen untuk terus tumbuh dan berkontribusi dalam pengembangan ekonomi digital nasional.
CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, mengatakan informasi mengenai rencana Grab keluar dari Indonesia tidak benar. Menurut dia, Indonesia merupakan salah satu ekosistem terpenting bagi Grab yang telah menjadi bagian dari perjalanan perusahaan selama lebih dari satu dekade.
“Grab menegaskan bahwa rumor mengenai rencana keluar dari Indonesia adalah tidak benar. Grab senantiasa menghormati arahan dan kebijakan Pemerintah Indonesia, serta berkomitmen untuk terus berjalan selaras dengan agenda nasional dalam memperkuat ekonomi digital kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Neneng dalam keterangan tertulis, Kamis (4/6/2026).
Ia menambahkan, Indonesia memiliki peran strategis bagi pertumbuhan Grab. Karena itu, perusahaan akan terus mengambil bagian dalam mendukung kehidupan masyarakat dan perkembangan ekonomi digital di Tanah Air.
“Indonesia merupakan ekosistem penting bagi Grab. Kami telah hadir untuk Indonesia selama lebih dari 10 tahun dan kami berkomitmen untuk terus bertumbuh dan mengambil peran aktif dalam mendukung kehidupan masyarakat Indonesia,” kata Neneng.
Ciptakan 4,6 Juta Peluang Kerja
PerbesarRatusan mitra pengemudi Grab antusias mengantar atlet Indonesia mengikuti pelepasan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara jelang SEA Games 2025 pada Jumat (5/12/2025).
Menurut Grab, komitmen tersebut tercermin dari kontribusinya terhadap sekitar 50 persen industri ride-hailing dan layanan pengantaran online di Indonesia.
Selain itu, perusahaan juga mengklaim telah mendukung terciptanya 4,6 juta peluang kerja melalui digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Grab juga menjalankan program Grab untuk Indonesia dengan nilai lebih dari Rp100 miliar yang ditujukan bagi para mitra pengemudi.
Ke depan, Grab menyatakan akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, mitra, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya guna mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan.
“Grab akan terus berkolaborasi dengan pemerintah, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan, karena bagi Grab, Indonesia bukan sekadar ekosistem, melainkan rumah tempat kami tumbuh bersama masyarakat,” tutup Neneng.
