Xbox Meningkatkan Investasi di Activision, Bethesda, dan Studio Inti Lainnya

BeritaLokal, Jakarta – Pemerintah Xbox mengambil langkah strategis untuk meningkatkan investasi di studio besar seperti Activision, Bethesda, dan studio inti lainnya sekaligus melakukan PHK terhadap 1.600 tenaga kerja. Memo yang dibagikan oleh Asha Sharma menunjukkan perubahan ini bertujuan mempercepat pengembangan game dari studio tersebut, meskipun perusahaan tetap fokus pada konsol mereka.

Selain itu, keputusan ini juga mencakup pencairan investasi untuk studio seperti King dan Candy Crush Saga, yang berfokus pada platform mobile. Meski demikian, Xbox masih mengeksplorasi pengembangan game mobile sebagai bagian dari strategi jangka panjang. Peningkatan fokus terhadap studio inti ini diharapkan dapat mempercepat rilis game The Elder Scrolls 6, yang sebelumnya dinantikan selama bertahun-tahun.

Pada memo tersebut, Asha Sharma menjelaskan bahwa perubahan strategi ini dilakukan untuk mengalihkan sumber daya ke proyek-proyek dengan potensi pasar lebih besar. Studio seperti Bethesda, yang dikenal dengan pengembangan game berjangka, membutuhkan waktu lama untuk proses produksi. Dengan investasi tambahan, perusahaan berharap dapat menyelesaikan pembuatan The Elder Scrolls 6 sebelum tenggat waktu yang diatur.

Perubahan ini juga mencakup pengurangan unit dalam beberapa divisi, termasuk ZeniMax dan Blizzard, sementara Xbox Game Studio tetap menjadi pusat perusahaan. Meski ada tanda terkunci pada beberapa proyek, tidak ada game yang sekarang dihapus. Pemindahan fokus ini dianggap sebagai langkah penting untuk memastikan keberlanjutan bisnis Xbox dalam era kompetitif.

Dengan demikian, pengalihan investasi dan strategi PHK ini menunjukkan bahwa Xbox tetap bergerak maju meski menghadapi tantangan perubahan industri game.

Artikel Terkait

0