BeritaLokal, Jakarta – Pemerintah Oppo dianggap tengah memikirkan rencana penggabungan OxygenOS dan Realme UI dengan ColorOS untuk perangkat global mendatang. Laporan terbaru menyebutkan, konsolidasi ini berpotensi mengubah dinamika software Android yang selama ini terpecah menjadi tiga tim berbeda, sebagaimana dikutip dari Android Headlines.
Selain itu, raksasa teknologi China tersebut akan menggantikan OxygenOS dan Realme UI dengan ColorOS sebagai basis perangkat baru. Rencana ini diungkapkan melalui laporan Smartprix dan disebut sebagai tindak lanjut dari keputusan Pete Lau pada 2021, yang menyatukan basis kode OxygenOS dan ColorOS. Namun, kini rencana ini akan memperluas mencakup Realme UI, sehingga menjadi langkah besar bagi pengguna OnePlus dan Realme.
OxygenOS, yang dikenal sebagai salah satu alasan utama pengguna memilih HP OnePlus, telah menggantikan identitas teknologi tersebut sejak tahun 2016. Dengan fitur ringan, cepat, dan minim bloatware, OxygenOS menjadi favorit bagi para pengguna yang ingin menghemat ruang dan daya bakar. Namun, perubahan ini bisa berdampak signifikan pada pengalaman pengguna, terutama bagi pemilik Realme UI yang telah dibangun di atas ColorOS dengan perbedaan visual minimal.
Tanda-tanda perubahan juga mulai terlihat di pasar Eropa, seperti Jerman dan Spanyol, di mana situs OnePlus mulai menampilkan produk Oppo. Layanan purna jual OnePlus di India diperkirakan akan berada di bawah jaringan layanan Oppo. Dengan demikian, transisi ke ColorOS tidak akan terasa terlalu kuat bagi pengguna Realme, karena perubahan hanya mengarah pada desain visual yang lebih konsisten.
Oppo Reno16 Series resmi diluncurkan di Indonesia pada 3 Juli 2026, dengan tiga model: Reno16 Pro 5G, Reno16 5G, dan Reno16 F 5G. Model tertinggi, Reno16 Pro 5G, memiliki chipset MediaTek Dimensity 8550 SUPER, RAM hingga 12GB, dan penyimpanan internal hingga 512GB. Kamera utama 200MP dengan OIS, ultrawide 50MP, dan telefoto 50MP menambah keunikan perangkat ini. Layar AMOLED 6,32 inci FHD+ dengan refresh rate 144Hz serta baterai 6.700mAh dan pengisian cepat 80W SUPERVOOC juga menjadi fitur utama.
Model Reno16 5G menggunakan Snapdragon 7 Gen 4, sementara Reno16 F 5G dilengkapi MediaTek Dimensity 7300-Energy. Kamera, baterai, dan pengisian cepat tetap kompetitif. Dengan harga mulai dari Rp 7,999,000 hingga Rp 14,999,000, Oppo Reno16 Series ditujukan untuk pengguna yang ingin menikmati pengalaman teknologi terbaru dengan desain mencolok dan fitur AI kreatif.
Pernyataan Christine Natalia, Product Spesialist Oppo Indonesia, menggambarkan bahwa Reno Series tidak hanya fokus pada warna, tetapi juga menyajikan kejutan baru dalam desain. “Reno bukan cuma ingin jadi smartphone. Reno ingin jadi trendy short bestie, teman selalu siap menemani pengguna mencoba hal baru, menikmati berbagai pengalaman, dan mengekspresikan diri apa adanya,” ujarnya.
Dengan konsolidasi ini, ColorOS akan menjadi wajah baru untuk tiga merek ponsel yang sebelumnya memiliki identitas terpisah. Meski terdengar mengesankan, perubahan ini juga menimbulkan pertanyaan tentang keberlanjutan dan pengalaman pengguna jangka panjang.
Artikel Terkait
Anak-anak Adopsi AI Tiga Kali Lebih Cepat: Risiko yang Mengintai!
7 Juli 2026
Palsukan Usia di Medsos: 3 dari 5 Anak Indonesia
6 Juli 2026
Galaxy Z Slide: Ponsel Lipat Pertama Samsung, Teknologi Rollable Flex Terbaru
6 Juli 2026
Ronaldo Korban Chip di Bola Piala Dunia 2026
3 Juli 2026
XLSmart Fokuskan Kesetaraan Gender di Teknologi dengan Program Future Ready untuk Membangun Pemimpin Perempuan
3 Juli 2026
Gol Kroasia Dianulir VAR: Kontroversi di Piala Dunia 2026
3 Juli 2026
Intel Kembali Pasok Prosesor Jadul Generasi ke-10, Menekan Limbah Elektronik
3 Juli 2026
AI Microsoft Teams Facilitator: Keamanan dan Privasi di Ruang Kerja Digital
2 Juli 2026
Memuat komentar...