HRTA Tebar Dividen Rp 40 per Saham Juli Nanti

beritalokal.my.id, Jakarta – PT Hartadinata Abadi Tbk. memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp 40 per saham untuk tahun buku 2025. Nilai tersebut melonjak sekitar 90 persen dibandingkan dividen tahun sebelumnya yang sebesar Rp 21 per saham.

“Sesuai dengan hasil keputusan RUPS yang telah diselenggarakan pada pagi hari tadi, Perseroan di tahun ini akan melaporkan pembagian dividen sebesar Rp 40 per lembar saham atau naik sebesar 90 persen. Dari tahun yang lalu hanya Rp 21 per lembar saham,” kata Direktur Keuangan Hartadinata, Ong Deny, dalam Public Expose Hartadinata Abadi, Rabu (3/6/2026).

Deny menjelaskan, Hartadinata menetapkan dividen tunai sebesar Rp 40 per saham yang akan dibayarkan kepada para pemegang saham pada 3 Juli 2026.

Secara kuartal, pendapatan Perseroan di kuartal I-2026 tercatat di Rp 20,16 triliun atau tumbuh 196,96% dibandingkan Rp 6,78 triliun pada kuartal-I 2025.

“Di tahun 2026 ini, di kuartal I-2026 pendapatan Perseroan telah disampaikan mencapai Rp 20 triliun sampai dengan Maret ini atau mengalami kenaikan sebesar 196 persen,” ujarnya.

Laba bersih Perseroan turut meningkat signifikan sebesar 189,48% menjadi Rp 433,49 miliar pada kuartal-I 2026, dari Rp 149,75 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan ini didukung oleh peningkatan volume penjualan emas murni sebesar 75,18% secara tahunan menjadi 7,83 ton, sejalan dengan peningkatan harga jual rata-rata (ASP) sebesar 71,01% secara tahunan menjadi Rp 2.567.213 per gram.

 

Kinerja Tahun 2025

PerbesarPT Hartadinata Abadi Tbk (Dok HRTA)

Seiring dengan pertumbuhan positif di kuartal I-2026, Hartadinata Abadi juga telah mencetak kinerja yang gemilang untuk tahun 2025. Hartadinata Abadi berhasil mencatatkan pertumbuhan yang solid dimana di sepanjang tahun 2025, kinerja keuangan Perseroan mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa.

Pendapatan Perseroan di tahun 2025 tercatat meningkat sebesar Rp 44,55 triliun, tumbuh hingga 144,39 persen secara y-o-y dari Rp 18,23 triliun di 2024.

“Di sisi lain, laba bersih tercatat sebesar Rp 978,49 miliar di 2025, tumbuh 121,29 persen yoy dari Rp 442,18 miliar di 2024,” pungkas Deny.



error: Content is protected !!