BeritaLokal, Jakarta – BeritaLokal, Jakarta, 4 Juni 2026, Worldcoin (WLD) mengalami kenaikan harga sebesar 70% dalam sepekan terakhir, menciptakan pemulihan paling tajam sepanjang tahun 2026. Pemicu utama melibatkan aktivitas investor besar, seperti whale, pengguna baru, dan transaksi jaringan yang mencapai level tertinggi sejak 2026.
Kenaikan harga ini menggerakkan perhatian pasar karena fundamental on-chain Worldcoin yang berubah signifikan. Menurut Santiment, penyebab utama lonjakan aktivitas jaringan adalah keterlibatan investor institusi dan ritel yang meningkat seiring reli harga. Namun, perusahaan analisis menekankan pentingnya memantau tren ini karena potensi terkait dengan FOMO (Fear of Missing Out) atau ketakutan investor mengalami kekecewaan.
Dalam kuartal terakhir, jumlah transaksi whale mencapai 64 transaksi dalam 24 jam, angka tertinggi sepanjang 2026. Jumlah alamat aktif juga meningkat menjadi 1.309 akun, sementara dompet baru mencapai 379 wallet. Santiment menyebutkan bahwa tren ini terkait dengan keterlibatan lebih besar dari investor yang mulai mengambil posisi sebelum kebijakan pasokan token berubah.
Perubahan struktur pasokan token menjadi faktor kritis. Mulai 24 Juli 2026, Worldcoin akan menurunkan laju pelepasan token baru hingga 43 persen. Unlock token untuk komunitas dan alokasi untuk tim pengembang serta investor akan dikurangi 50% dan 32%, masing-masing. Dengan demikian, jumlah token WLD yang masuk pasar per hari akan turun dari sekitar 5,1 juta menjadi hanya 2,9 juta.
Pengurangan pasokan ini dianggap dapat mengurangi tekanan jual yang membebani harga sejak beberapa bulan lalu. Analis menilai reli harga saat ini mungkin dipicu oleh investor yang mulai mengambil posisi sebelum kebijakan berlaku. Proyek Worldcoin, yang kini menggunakan identitas merek “World”, bertujuan untuk membedakan manusia dari bot atau identitas sintetis di era AI.
Melalui perangkat pemindai biometrik bernama Orb, pengguna dapat memverifikasi identitas dan mendapatkan World ID. Popularitas proyek ini meningkat sepanjang 2026 karena perkembangan teknologi AI membuat perbedaan manusia vs. bot semakin sulit terdeteksi. Namun, keberlanjutan reli harga akan sangat bergantung pada tingginya aktivitas pengguna dan transaksi di jaringan setelah harga stabil.
Artikel Terkait
Paradigm Raih Dana Rp 21,6 Triliun untuk Teknologi Crypto & AI
9 Juli 2026
Tether Investasi Rp 360 Miliar di Bursa Crypto Brasil
8 Juli 2026
Ripple Mendapat Lisensi EU untuk Layanan Kripto
7 Juli 2026
Ukraina Menguasai Sitaan Kripto Rp 149 Miliar untuk Memastikan Stabilitas Nilainya
4 Juli 2026
Mantan CEO Goliath Ventures Mengaku Bersalah di Kasus Ponzi Kripto: Kerugian US$ 250 Juta dan Tiga Dakwaan Hukum
1 Juli 2026
Trump kini memiliki kekayaan sekitar Rp 9,24 triliun dari bisnis kripto dan pemecuan token
1 Juli 2026
Bitcoin dan Ethereum Membawa Harga Kripto ke Puncaknya 21 Juni 2026
21 Juni 2026
Pergerakan Pasar: Bitcoin dan Ethereum Berjuang untuk Menembus Titik Terendah Sebelumnya
20 Juni 2026
Memuat komentar...