Elon Musk Jadi Triliuner Pertama di Dunia Berkat IPO SpaceX

BeritaLokal, Jakarta – Elon Musk kini menjadi triliuner pertama di dunia setelah saham SpaceX (SPCX) melonjak hingga US$ 150 pada hari Jumat, (12/6/2026), saat perusahaan menyelesaikan IPO-nya. Kenaikan harga saham ini menyebabkan nilai kepemilikan Musk di SpaceX mencapai lebih dari US$ 766 miliar atau Rp 13.730 triliun, memperkuat posisinya sebagai salah satu kaya teratas di dunia.

Dikombinasi dengan kepemilikan saham Tesla yang bernilai US$ 280 miliar, kekayaan Musk totalnya mencapai US$ 1,05 triliun atau Rp 18.821 triliun. Angka ini setara dengan Produk Domestik Bruto (PDB) Taiwan, Irlandia, dan Swedia. Penganugerahan triliuner pertama ini juga meningkatkan perdebatan tentang ketidaksetaraan kekayaan global, terutama di bidang teknologi.

Saham SpaceX melonjak 23% pada sesi pembukaan, menembus US$ 166 atau Rp 2,9 juta. Chief Market Strategist Freedom Capital Markets, Jay Woods, memperkirakan harga saham bisa mencapai US$ 200 minggu depan. Namun, pergerakan ini mengundang kritik karena investor menyisihkan fokus pada IPO SpaceX, sehingga saham Redwire dan RocketLab anjlok hingga 13% dan 12% masing-masing.

Musk sendiri mengalami penurunan 2% pada saham Tesla, sementara saham perusahaan roket yang dipimpinnya turun. Kenaikan harga saham SpaceX juga menimbulkan isu kekuasaan pendiri teknologi terkaya di Amerika, dengan beberapa miliarder baru muncul dari karyawan dan eksekutif yang memiliki saham.

Pertumbuhan nilai saham SpaceX menciptakan ribuan jutawan baru. Namun, IPO ini juga menunjukkan bahwa pasar saham industri luar angkasa masih terpengaruh oleh perubahan kebijakan pemerintah dan permintaan investor. Musk tetap menjadi figur utama dalam tren kaya global, meski tampilnya sekarang lebih hangat di bidang teknologi daripada bisnis.

Sementara itu, saham industri roket lainnya mengalami penurunan karena alasan yang sama. Pergerakan ini menegaskan bahwa IPO SpaceX bukan hanya tentang kekayaan pribadi, tetapi juga memengaruhi dinamika pasar saham global.

error: Content is protected !!