BeritaLokal, Jakarta – Perusahaan investasi kripto Bitmine Immersion Technologies melakukan aksi beli Ethereum (ETH) terbesar dalam sepekan terakhir, menunjukkan kepercayaan tinggi terhadap potensi aset digital ini. Dalam 24 jam terakhir, perusahaan ini mengakumulasi sekitar 65.000 ETH dengan nilai USD 147 juta atau Rp 2,55 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.386). Aksi beli ini dinilai menjadi indikator penting bagi pelaku pasar dalam mengukur tren volatilitas harga kripto yang cenderung berubah secepat apapun.
Selain itu, Bitmine membeli 20.000 ETH senilai USD 44,8 juta pada Kamis (30 April 2026), menunjukkan strategi akumulasi besar-besaran yang sering dipandang sebagai indikator kepercayaan terhadap masa depan ekosistem kripto. CEO Bitmine, Tom Lee, mengatakan bahwa aksi ini mencerminkan keyakinannya tentang potensi Ethereum dalam jangka panjang, meski pergerakan harga masih volatile.
Lee menegaskan bahwa sistem AI dapat menemukan kelemahan dalam protokol terdesentralisasi seperti Ethereum, yang dinilai memperkuat ketahanan dan keandalan blockchain. Namun, ia juga menyatakan bahwa harga ETH seharusnya tidak berada di bawah tekanan, khususnya karena pasar kripto dikenal sangat fluktuatif.
Pada 24 jam terakhir, harga Ethereum telah pulih sekitar 4%, meski sebelumnya turun hampir 15% dalam sepekan. Bitmine saat ini memiliki 5.543.872 ETH senilai USD 9,3 miliar atau Rp 169,34 triliun, di mana sekitar 85% dipertaruhkan melalui Made-in-America Validator Network (MAVAN). Proyeksi pendapatan US$ 230 juta atau Rp 4,18 triliun dari MAVAN menjadi salah satu aspek penting dalam strategi investasi Bitmine.
Lee mengatakan bahwa jika mempertaruhkan seluruh saldo, proyeksi pendapatan tahunan sekitar US$ 270 juta atau Rp 4,91 triliun. Namun, ia menegaskan bahwa keputusan investasi tetap di tangan pembaca dan harus didukung analisis terstruktur sebelum membeli atau menjual kripto.
Aksi Bitmine dinilai mendorong sentimen positif di pasar kripto, karena perusahaan besar yang memiliki kepemilikan besar dalam ETH sering menjadi indikator kepercayaan investor. Meski demikian, risiko terus ada karena harga kripto sangat volatil, terutama dengan faktor seperti permintaan ETH, arah Bitcoin, kondisi makroekonomi global, serta dinamika pembelian institusi.
Pembelian besar-besaran ETH oleh Bitmine menjadi topik utama bagi pelaku pasar dalam pekan ini, meski pergerakan harga masih tergantung pada berbagai faktor eksternal yang tak terduga.