Lapas Kelas I Medan Gelar Penyuluhan Hantavirus dan Bagikan Vitamin kepada Warga Binaan

Medan (beritalokal.my.id) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan menggelar kegiatan penyuluhan kesehatan tentang Hantavirus sekaligus pembagian vitamin kepada warga binaan, Kamis (04/06/2026). Kegiatan yang dilaksanakan di Blok T7 tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman warga binaan mengenai bahaya penyakit menular serta menjaga daya tahan tubuh di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

Kegiatan ini diikuti oleh 30 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan melibatkan Staf Perawatan dan petugas jaga. Penyuluhan diberikan sebagai langkah preventif untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai penyakit yang berpotensi muncul akibat perubahan cuaca ekstrem yang belakangan ini terjadi di berbagai daerah.

Dalam penyuluhan tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai Hantavirus, yaitu penyakit yang dapat ditularkan melalui paparan urine, air liur, maupun kotoran tikus yang mencemari lingkungan sekitar. Warga binaan juga diedukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mencuci tangan secara rutin, serta menghindari kontak dengan genangan air atau area yang berpotensi terkontaminasi kotoran tikus.

Kepala Seksi Perawatan Lapas Kelas I Medan, Amran, menyampaikan bahwa edukasi kesehatan menjadi bagian penting dalam upaya menjaga kondisi fisik warga binaan agar tetap sehat dan produktif selama menjalani masa pembinaan.

“Belakangan ini kondisi cuaca sangat ekstrem, dengan intensitas hujan yang cukup tinggi disertai perubahan suhu yang tidak menentu. Situasi seperti ini dapat meningkatkan risiko penyebaran berbagai penyakit, termasuk penyakit yang ditularkan melalui lingkungan yang tercemar kotoran tikus. Oleh karena itu, kami mengingatkan warga binaan untuk selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta menerapkan pola hidup sehat,” ujar Amran.

Selain penyuluhan, petugas juga membagikan vitamin kepada seluruh peserta sebagai upaya meningkatkan daya tahan tubuh. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan dini agar warga binaan tetap memiliki kondisi kesehatan yang baik di tengah meningkatnya risiko penyakit akibat faktor cuaca dan lingkungan.

Amran menambahkan bahwa kesehatan merupakan salah satu aspek penting dalam proses pembinaan warga binaan. Menurutnya, dengan kondisi fisik yang sehat, warga binaan dapat mengikuti seluruh program pembinaan secara optimal dan lebih siap menjalani proses reintegrasi sosial di masa mendatang.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat respons positif dari para peserta. Melalui penyuluhan ini, Lapas Kelas I Medan berharap kesadaran warga binaan terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan semakin meningkat, sehingga dapat meminimalisir risiko penyebaran penyakit serta mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan kondusif.

error: Content is protected !!