beritalokal.my.id, Jakarta – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada perdagangan saham Rabu, (3/6/2026). IHSG hari ini akan menguji 6.362-6.484. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?
IHSG naik 1,11% ke 6.195, tetapi disertai dengan munculnya volume tekanan jual meskipun tidak begitu besar, pergerakannya pun cenderung sideways pada perdagangan saham Selasa, 2 Juni 2026.
“Kami memperkirakan, posisi pergerakan IHSG saat ini, diperkirakan masih berada bagian dari wave [v] dari wave A dari wave (2) pada label hitam,” ujar Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana.
Ia menuturkan, area penguatan IHSG akan menguji 6.362-6.484, dengan area koreksi terdekat berada di 5.889-6.080. Herditya menuturkan, IHSG akan berada di level support 5.996,5.899 dan level resistance 6.318,6.459 pada perdagangan saham Rabu pekan ini.
Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi menguat terbatas dengan level support dan level resistance di 5.880-6.220.
Rekomendasi Saham
Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS), dan PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB).
Di sisi lain, Herditya memilih saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF).
Rekomendasi Teknikal
1.PT Barito Pacific Tbk (BRPT) – Buy on Weakness
BRPT terkoreksi 0,52% ke 1.930 tetapi disertai dengan munculnya tekanan jual. Saat ini, posisi BRPT diperkirakan berada di awal wave C dari wave (B).
Buy on Weakness: 1.750-1.845
Target Price: 2.140, 2.520
Stoploss: below 1.600
2. PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) – Trading Buy
Saham IMPC menguat 3,01% ke 1.880 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. “Kami memperkirakan, posisi IMPC saat ini berada pada bagian awal dari wave C dari wave (B),” ujar Herditya.
Trading Buy: 1.790-1.855
Target Price: 2.020, 2.240
Stoploss: below 1.745
Rekomendasi Teknikal
PerbesarLayar monitor menunjukkan pergerakan pasar saham di lantai Bursa Efek Indonesia menjelang aktivitas perdagangan, Jakarta pada Senin 9 Februari 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) balik ke level 8.000 pada penutupan perdagangan, Senin (9/2/2026). (BAY ISMOYO/AFP)
3.PT Vale Indonesia Tbk (INCO) – Buy on Weakness
Saham INCO terkoreksi ke 4.730 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. “Kami memperkirakan, posisi INCO sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave C dari wave (B),” kata dia.
Buy on Weakness: 4.150-4.370
Target Price: 5.025, 5.575
Stoploss: below 4.110
4.PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) – Buy on Weakness
Saham KLBF terkoreksi 3,25% ke 745 dan masih didominasi oleh tekanan jual, pergerakannya pun masih berada di fase downtrendnya. “Kami perkirakan, posisi KLBF saat ini berada pada bagian dari wave 5 dari wave (C),” ujar dia.
Buy on Weakness: 690-740
Target Price: 785, 840
Stoploss: below 635
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. beritalokal.my.id tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Penutupan IHSG pada 2 Juni 2026
PerbesarSeorang pria melihat ponselnya di depan layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yang anjlok signifikan selama pembukaan pasar, di gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta pada Rabu 13 Mei 2026. (BAY ISMOYO/AFP)
Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat signifikan usai libur panjang, pada perdagangan saham Selasa, (2/6/2026). Kenaikan IHSG hari ini di tengah transaksi harian saham di atas Rp 20 triliun dan sektor saham transportasi pimpin koreksi.
Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup naik 1,11% menjadi 6.195,42. Indeks LQ45 bertambah 1,33% menjadi 619,27. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, IHSG ditutup naik 1,1% yang didorong sektor saham energi dan perbankan. “Dari sisi lain emiten-emiten konglomerasi juga menguat hari ini, kemudian dari global investor masih mencermati perkembangan Amerika Serikat-Iran yang masih dalam tahapan negosiasi, lalu nilai tukar rupiah yang menguat terhadap dolar Amerika Serikat,” kata dia saat dihubungi beritalokal.my.id.
Pada Selasa pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.264,26 dan level terendah 6.143,62. Sebanyak 281 saham menguat sehingga menahan kenaikan IHSG. 389 saham melemah dan 147 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 2.572.956 kali dengan volume perdagangan saham 31,2 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 25,5 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.817.
Sektor Saham
PerbesarSuasana di salah satu ruangan di kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (2/1). Sebelumnya, Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 2017 ditutup pada level 6.355,65 poin. (beritalokal.my.id/Faizal Fanani)
Dari 11 sektor saham, empat sektor saham menghijau. Sektor saham energi naik 1,61%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham basic mendaki 1,32%, sektor saham keuangan bertambah 0,27% dan sektor saham infrastruktur menanjak 0,64%.
Selain itu, sektor saham transportasi tergelincir 3,33%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham industri melemah 0,64%, sektor saham consumer nonsiklikal tergelincir 0,25%, sektor saham consumer siklikal terpangkas 0,09%.
Kemudian sektor saham kesehatan turun 2,26%, sektor saham properti merosot 1,04%, sektor saham teknologi susut 1,08%.
