Alasan Yovie & Nuno 12 Tahun Tak Merilis Album Baru, Kini Comeback Lewat EP Kilometer

BeritaLokal, Jakarta – Yovie & Nuno kembali beraksi dengan merilis EP Kilometer sebagai upaya comeback setelah 12 tahun tak mengeluarkan album baru. Proyek ini dirancang untuk menyampaikan cerita cinta yang telah menjadi identitas musikal mereka, meskipun tidak melangsungkan konser utama 25 Tahun Janji Suci di Istora Senayan Jakarta Pusat. Dalam perjalanan ke kota pelantai dua tersebut, para personel band ini juga mengunjungi beritalokal.my.id untuk memperkuat komunikasi dengan publik.

EP Kilometer mencakup tiga lagu lama yang direkam ulang dengan aransemen baru, termasuk “Bunga Jiwaku” dari album The Special One (2007), “Indah Kuingat Dirimu” dari Semua Bintang, dan “Sempat Memiliki” dari The Special One. Lagu-lagu ini diambil sebagai simbol perjalanan cinta yang berbeda, dari jatuh cinta hingga patah hati. “Bunga Jiwaku” kini disajikan dengan versi baru yang menggabungkan elemen soul, sementara lagu lainnya diperkuat musik dan vokal yang lebih modern untuk mencerminkan fase kehidupan yang berbeda.

Sementara itu, Yovie & Nuno membagikan perjalanannya melalui program road to konser yang mengacungi kemitraan dengan sekolah dan media lokal. Ady Julian, vokalis Yovie, menjelaskan bahwa pilihan tiga lagu lawas tidak hanya karena kekhasan musik, tetapi juga untuk memperlihatkan pengalaman mereka dalam berbagai fase cinta. “Kita ingin mengeksplorasi DNA baru melalui lagu-lagu yang sudah terdahulu,” katanya.

Dari sejarahnya, Yovie & Nuno dikenal memiliki keterbukaan dalam menyampaikan cerita cinta. Album Still The One (2014) memuat hits seperti “Sakit Hati” dan “Tanpa Cinta”, sementara Kilometer menggabungkan tema yang lebih personal, seperti perasaan kehilangan atau patah hati akibat hubungan jarak jauh. Adhyra Yudhi menyebut bahwa setiap lagu memetakan siklus cinta, dari jatuh cinta hingga pertengkaran.

Dalam katalog EP ini, semua lagu menggambarkan perjalanan hati yang kompleks. Dengan aransemen soul dan vokal baru, Yovie & Nuno ingin menunjukkan bahwa keindahan musik mereka tidak terbatas pada cerita patah hati. “Kita menyampaikan bahwa cinta itu selalu ada, hanya perlu dipercepat dengan kreativitas,” kata Ady Julian.

Pemilihan tiga lagu lawas juga terinspirasi oleh diskusi tim produksi dan Sony Music. “Dari sejarahnya, ada beberapa kandidat yang cocok,” kata Ady Julian. Dengan pilihan ini, Yovie & Nuno berharap bisa meraih perhatian audiens baru sambil mempertahankan identitas mereka sebagai band yang menggambarkan kehidupan cinta secara abadi.

Kini, para penggemar dapat menikmati karya-karya lama mereka dalam format EP Kilometer dengan penjelasan lebih lanjut di beritalokal.my.id.

Artikel Terkait

0