Malindo Tebar Dividen 2025 Rp 52 per Saham

BeritaLokal, Jakarta – PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) akan membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebesar Rp 52 per saham, menandakan kinerja finansial yang menunjukkan momentum positif bagi perusahaan dalam mengelola laba dan ekuitas. Dividen ini akan dibagikan sesuai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan pada 25 Mei 2026, dengan data keuangan per 31 Desember 2025 mencakup laba bersih sebesar Rp 395,10 miliar, saldo laba ditahan Rp 2,05 triliun, dan ekuitas Rp 2,87 triliun.

Pembagian dividen ini dijelaskan sebagai respons terhadap kinerja perusahaan yang mengalami pertumbuhan pada periode sebelumnya, meskipun terdapat perbedaan antara laba bersih dan laba ditahan. Jadwal pembagian dividen tahun buku 2025 disusun secara rapi: tanggal efektif dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 5 Juni 2026, serta tanggal ex-dividen pada 8 Juni 2026. Saham MAIN akan ditutup dividen pada 9 Juni 2026, dengan harga saham tercatat melemah 2,41% di pasar reguler sebelumnya.

Sementara itu, penutupan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 2 Juni 2026 mencatat kenaikan 1,11% menjadi 6.195,42, dengan pergerakan saham di bursa yang tergolong stabil. Sektorkerajinan dan energi memberikan kontribusi utama dalam kenaikan indeks, sementara sektor transportasi mengalami koreksi. Pada penutupan perdagangan Selasa, 2 Juni 2026, harga saham MAIN berada di level Rp 810 per saham, dengan frekuensi perdagangan mencapai 615 kali dan nilai transaksi Rp 1,4 miliar.

Dalam laporan sektor saham, empat sektor menghijau: sektor energi naik 1,61%, basic mendaki 1,32%, keuangan bertambah 0,27%, dan infrastruktur menanjak 0,64%. Sementara itu, sektor transportasi turun 3,33% terbesar, serta sektor industri melemah 0,64%. Saham OASA mengalami penurunan 0,57% menjadi Rp 350 per saham, sementara ERAA naik 1,07% menjadi Rp 378 per saham.

Perusahaan menunjukkan kinerja finansial yang baik dalam menjaga ekuitas dan laba ditahan, meskipun menghadapi tekanan pada sektor transportasi. Dividen ini diharapkan memberikan kepuasan investor dan membuka peluang untuk peningkatan nilai saham dalam jangka panjang.

Artikel Terkait

0