BeritaLokal, Jakarta –
Pergerakan Harga Bitcoin Berada di Bawah Level Terendah Tahunan
Harga Bitcoin (BTC) kembali mengalami tekanan setelah kelemahan sebelumnya. Pada 20 Juni 2026, harga BTC tercatat mendekati US$ 59.000 atau Rp 1,05 miliar, level terendah tahunannya. Tekanan jual mulai berkurang karena arus masuk ke bursa kripto mengalami penurunan signifikan.
Data Pasar Menunjukkan Kondisi Berbeda
Analisis dari CryptoQuant menunjukkan arus masuk Bitcoin ke sejumlah bursa utama turun drastis pada 19 Juni 2026, mencapai hanya sekitar 3.500 BTC dari investor menengah. Di Coinbase, jumlahnya mendekati 3.000 BTC, sementara Coinbase Prime sekitar 1.700 BTC. Kondisi ini mengindikasikan tekanan jual jangka pendek mulai mereda, dengan lebih sedikit investor bersiap melepas kepemilikannya pada harga saat ini.
Area Resistensi dan RSI Menunjukkan Sinyal Pemulihan
Pengujian area resistensi di US$ 67.500-70.500 gagal tercapai, memicu perubahan struktur pergerakan harga menjadi lebih bearish. Harga saat ini berada di bawah pola saluran naik yang sebelumnya menopang tren kenaikan. Indikator RSI mendekati area oversold, sementara likuiditas besar di level US$ 59.000 memperkuat tekanan jual jika harga menyentuh titik tersebut.
Analitik: Harga Bitcoin Tidak Perlu Jatuh Jauh
Analis kripto seperti Killa menyatakan bahwa Bitcoin hanya akan mendekati area likuiditas di bawah US$ 60.000 tanpa harus jatuh jauh di bawah level tersebut. “Pasar sering bergerak berlawanan dengan ekspektasi mayoritas trader,” kata analis. Jika harga menyentuh zona dukungan di US$ 59.000, tekanan tambahan mungkin terjadi dalam waktu singkat.
Perlu Perhatian: Konsentrasi Likuiditas di Level Lebih Tinggi
Data likuidasi menunjukkan konsentrasi besar di US$ 59.000, dengan posisi long berleverage mencapai US$ 4 miliar. Jika harga menyentuh titik tersebut, gelombang likuidasi paksa bisa terjadi, memperbesar tekanan jual. Namun, RSI masih mendekati area oversold, menunjukkan kemungkinan pemantulan harga yang cukup kuat sebelum koreksi berikutnya.
Peringatan: Tidak Ada Jaminan Kenaikan
Meski demikian, analis mengingatkan trader untuk tidak terlalu pesimistis. “Harga tidak selalu menurun secara drastis,” kata mereka. Pelaku pasar sering bergerak cepat dari kelemahan yang diantisipasi. Jika fase koreksi selesai, peluang pemulihan harga dinilai semakin terbuka.
Disclaimer
Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.