BeritaLokal, Jakarta – Kebocoran Pipa Gas di Desa Buni Bakti, Bekasi
Pipa gas milik PT Pertamina Gas (Pertagas) di wilayah Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, terjadi kebocoran pada Minggu (7/6/2026) sore. Penyebabnya disebutkan sebagai aktivitas pemasangan pipa BBM Cikampek Plumpang.
Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Gas, Imam Rismanto, mengonfirmasi kebocoran terjadi pada pukul 16.50 WIB dan berhasil ditangani sebelumnya pada 18.15 WIB. “Kebocoran gas di lokasi tersebut telah dikendalikan dalam waktu sekitar satu jam 25 menit,” kata Imam saat konfirmasinya kepada媒体.
Pertagas segera mengirimkan tim gabungan untuk penanganan kebocoran. Tim ini bekerja sama dengan pihak damkar setempat, dan langkah mitigasi dilakukan untuk memastikan area terdampak aman. “Penanganan kritis dilakukan dengan melibatkan pihak berwenang agar situasi tetap stabil,” tambah Imam.
Sementara itu, warga sekitar mengalami kepanikan karena semburan gas yang diduga berasal dari kebocoran pipa. Video viral di media sosial menunjukkan semburan gas mencapai ketinggian lebih dari satu meter, memicu kekhawatiran masyarakat. Petugas Damkar Kabupaten Bekasi mengonfirmasi adanya laporan kebocoran, namun belum bisa menyebutkan kronologi pasti. “Laporan diterima sekitar pukul 17.00 WIB, sementara kejadian diduga terjadi sekitar pukul 14.30 WIB,” kata petugas saat diwawancara.
Kebocoran tersebut tidak menyebabkan korban langsung, meski ada risiko terhadap area sekitarnya. Pertagas menekankan prioritas keselamatan masyarakat dan personil yang terlibat dalam penanganan kebocoran. “Upaya pemulihan secara intensif akan dilakukan,” imbuh Imam.
Pipa Bocor Sore Hari
Kebocoran pipa gas diberitakan melalui media sosial sebelumnya, dengan laporan masuk pada pukul 17.00 WIB. Namun, tidak ada indikasi kebakaran atau evakuasi darurat yang dilakukan oleh Damkar. “Kami belum melakukan penanganan langsung karena belum ada informasi kebakaran,” kata petugas.
Warga Panik
Dalam video viral, semburan gas di lokasi kejadian terlihat mencapai ketinggian lebih dari satu meter, memicu kepanikan warga sekitar Kampung Bunibaru, Desa Buni Bakti. Penyebabnya diduga kebocoran pipa gas milik Pertamina.
Pertagas mengatakan penanganan kebocoran telah berhasil dilakukan dalam waktu 1 jam 25 menit, dan aliran gas segera dihentikan untuk mengisolasi titik kebocoran. “Kita terus melakukan pemantauan situasi di lokasi,” tambah Imam.
Situasi di lokasi tetap dipantau agar tidak ada risiko lanjutan. Pihak Pertagas menegaskan bahwa kebocoran tidak menyebabkan korban atau kerusakan signifikan.