BeritaLokal, Jakarta – PT Harmoni Semesta Investama resmi mengambil alih kendali PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) pada 9 Juni 2026, menunjukkan langkah strategis Raffi Ahmad dan Nagita Slavina dalam memperkuat posisi perusahaan di bidang perdagangan bahan advertising dan printing. Transaksi yang dilakukan secara sah sesuai Keterbukaan Informasi BEI ini memperkuat visi bisnis mereka sebagai pemegang saham pengendali baru VISI, nilai transaksi mencapai Rp 178,75 miliar dengan harga pelaksanaan Rp 94 per saham.
Dalam keterbukaan informasi, PT Harmoni Semesta Investama dikenal sebagai perusahaan holding berbasis Tangerang Selatan, Banten. Struktur kepemilikan menunjukkan Nagita Slavina menguasai 51% saham sementara Raffi Farid Ahmad memiliki 49%. Pengambilalihan ini dilakukan melalui pembelian sebanyak 1,9 miliar saham VISI dari David Dwiputra, yang mencapai 61,85% modal disetor perseroan.
Pengambilalihan diumumkan secara resmi dengan menunjukkan bahwa PT Harmoni Semesta Investama akan melakukan penawaran tender wajib (mandatory tender offer) kepada pemegang saham publik sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 9 Tahun 2018. Langkah ini diharapkan mendorong pengembangan bisnis VISI dan meningkatkan akses terhadap alternatif pendanaan, menurut pernyataan Direktur Utama PT Satu Visi Putra Tbk, David Dwiputra.
Selain itu, keputusan ini juga dianggap sebagai bagian dari strategi investasi yang bertujuan memperluas bisnis dan memperkuat posisi perusahaan sebagai pemegang saham pengendali baru. Dalam keterbukaan informasi, disebutkan bahwa pembeli tidak memiliki hubungan afiliasi dengan VISI atau pihak penjual, serta tidak ada persetujuan dari pihak berwenang yang harus dipenuhi sebelum transaksi berlangsung.
Pengambilalihan ini menandai langkah penting dalam perjalanan bisnis Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, yang terus memperkuat pangsa pasar mereka di bidang industri advertising dan printing. Dengan menguasai 61,85% saham VISI, PT Harmoni Semesta Investama akan memiliki keuntungan dalam pengelolaan sumber daya perusahaan serta memastikan arah pengembangan bisnis yang sesuai dengan visi mereka.
Transaksi ini juga menunjukkan bahwa pemegang saham utama VISI, David Dwiputra, tetap berperan penting dalam proses penguasaan saham tersebut. Dengan demikian, langkah ini diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi perusahaan dan para pemegang sahamnya, serta mengarah ke pengembangan bisnis yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.