Perusahaan Vietnam Perkuat Posisi di Daftar Fortune Southeast Asia 500

BeritaLokal, Jakarta – Perusahaan Vietnam Perkuat Posisi di Daftar Fortune Southeast Asia 500

Jakarta, Daftar Fortune Southeast Asia 500 2026 mengumumkan kemenangan baru bagi perusahaan Vietnam, yang berhasil menunjukkan pertumbuhan ekonomi sebesar 10,5% dalam total pendapatan. Meski tidak memegang posisi teratas seperti Trafigura Group (US$ 240,3 miliar), perusahaan Vietnam kini menduduki peringkat paling cepat dalam daftar ini, dengan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan regional.

Di peringkat kedua adalah PTT Thailand dengan pendapatan US$ 81 miliar (Rp 1.438 triliun), sementara Pertamina Indonesia mengikuti di posisi ketiga dengan total pendapatan US$ 70,9 miliar (Rp 1.258 triliun). Namun, kemenangan terbesar di daftar ini berasal dari Vietnam, yang mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 10,5% dari US$ 177,9 miliar atau Rp 3.158 triliun, tiga kali lipat rata-rata pertumbuhan regional.

Perusahaan Vietnam berada di posisi terbaik dalam daftar ini dengan total pendapatan sebesar 72 perusahaan yang mengandalkan kontribusi signifikan. Dalam daftar tahunan ketiga, Vietnam menjadi negara dengan pertumbuhan paling menonjol, meski tidak memegang posisi utama. Direktur Vinachem, Nguyen Huu Tu, menyatakan bahwa pencapaian ini berasal dari implementasi Resolusi Nomor 79-NQ/TW tahun 2026, yang menetapkan target 50 perusahaan milik negara di antara 500 perusahaan teratas Asia Tenggara pada 2030.

Selain itu, Vinachem kini berada di posisi ke-148 dalam daftar Fortune Southeast Asia 500. Grup ini fokus pada sektor teknologi dan inovasi, seperti bahan kimia untuk industri elektronik, ekstraksi logam tanah jarang, farmasi, dan material canggih. Vinachem juga berencana memperluas investasi di pusat penelitian dan pengembangan (R&D) serta kawasan industri modern, sirkular, dan berkelanjutan untuk meningkatkan daya saingnya dalam rantai nilai regional.

Pertumbuhan ekonomi Vietnam terus mengalami pergeseran. Dalam edisi keempat daftar Fortune Southeast Asia 500 tahun 2027, para jurnalis akan mengevaluasi apakah 2026 menjadi awal pergeseran nyata dalam peta kekuatan industri Asia Tenggara atau hanya tahun yang menguntungkan bagi perusahaan-perusahaan baru. Kemenangan Vietnam terus menjadi cerminan transformasi ekonomi kawasan ini, dengan sentuhan kebijakan nasional dan inovasi teknologi menjadi pusat tumbuhnya pertumbuhan.

error: Content is protected !!