IHSG Sepekan Naik 7,38%, Sentuh Kembali Level Psikologis 6.000

BeritaLokal, Jakarta – Pasar modal Indonesia menunjukkan kinerja yang memukau sepanjang pekan ini, dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 7,38% dalam satu minggu dan mencapai level psikologis 6.007,656 pada pekan lalu. Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) juga menembus angka Rp10.524 triliun, mengalami kenaikan sebesar 7,31% dibandingkan periode sebelumnya. Kinerja ini disertai oleh aktivitas perdagangan yang terkategorikan sebagai “positif” mayoritas, meski ada perbedaan dalam rincian transaksi.

Selain itu, volume transaksi harian meningkat 7,46% menjadi 36,14 miliar lembar saham, sementara frekuensi perdagangan naik 4,14%, mencapai 2,51 juta kali transaksi per hari. Namun, nilai transaksi harian mengalami koreksi sebesar 7,07%, dari Rp26,97 triliun menjadi Rp25,06 triliun.

Aksi investor asing memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat IHSG. Pada akhir pekan, nilai beli bersih (net buy) mencapai Rp287,84 miliar, mengalami kenaikan dari Rp67,344 triliun secara tahunan. Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menjelaskan bahwa penguatan IHSG sejalan dengan pergerakan bursa global dan saham Asia yang kompak. Ia menyebutkan bahwa ekspektasi investor meningkat setelah upaya diplomatik baru antara AS-Iran pasca-insiden serangan, serta menurunkan harga minyak dunia.

Dari sisi domestik, rupiah menguat ke level 17.756, diimbangi aliran dana asing masuk ke IHSG dan obligasi. Imbal hasil obligasi pada tenor pendek lima tahun hingga sepuluh tahun cenderung turun. Meski demikian, penutupan pasar terkait dengan sentimen positif yang memperkuat kinerja IHSG.

Kinerja ini menunjukkan bahwa investor dan pihak-pihak terkait memandang kondisi ekonomi Indonesia sebagai stabil, meski perlu terus dipantau. Dengan data perdagangan yang mengalami peningkatan, berita ini memberikan wawasan untuk analisis lebih lanjut tentang dinamika pasar modal di tengah tren global yang terus memperkuat.