OJK Wujudkan BPR dan BPRS yang Berintegritas, Tangguh, dan Kontributif

BeritaLokal, Medan – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berupaya mewujudkan industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) yang berintegritas, tangguh, dan kontributif dalam memperluas akses keuangan bagi UMKM dan masyarakat di wilayahnya. Upaya ini bertujuan menjawab tantangan ekonomi global, teknologi informasi, serta dinamika pasar perbankan yang semakin kompleks.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengemukakan bahwa dinamika ekonomi global dan regional menjadi salah satu tantangan utama bagi industri BPR dan BPRS. “Dinamika ekonomi di tingkat global maupun regional memengaruhi perilaku masyarakat dalam mengakses layanan keuangan,” kata Dian dalam keterangan resmi yang dirilis beritalokal.my.id, Selasa (2/6/2026). Perkembangan teknologi informasi juga menuntut perubahan perilaku pengguna layanan keuangan, terutama dalam penyaluran kredit kepada segmen mikro dan kecil yang sering diiringi risiko pembiayaan.

Untuk menghadapi tantangan tersebut, OJK memperkenalkan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Industri BPR dan BPRS 2024-2027. Rencana ini bertujuan mewujudkan BPR dan BPRS sebagai bank yang berintegritas, tangguh, dan kontributif dalam mendukung ekonomi lokal. Roadmap terdiri dari empat pilar utama: Penguatan Struktur dan Daya Saing, Akselerasi Digitalisasi, Penguatan Peran di Wilayah, serta Penguatan Pengaturan, Perizinan, dan Pengawasan.

Dian menekankan bahwa penguatan struktur dan daya saing menjadi langkah kunci untuk meningkatkan pertumbuhan kegiatan usahanya, mengantisipasi dampak gejolak ekonomi, serta memperkuat kontribusi industri dalam mendukung perekonomian daerah. “BPR dan BPRS diharapkan mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan usaha, termasuk meningkatkan daya saing dalam menjalankan fungsi intermediasi,” kata Dian.

OJK memandu pelaksanaan roadmap melalui kerja sama dengan para pemangku kepentingan, termasuk BPR dan BPRS, untuk mendorong pertumbuhan industri yang lebih baik. Roadmap ini diharapkan memberikan panduan terstruktur bagi perusahaan-perusahaan kecil hingga menengah dalam merumuskan strategi bisnis yang resilien.

Selain itu, penguatan pengaturan dan regulasi menjadi kunci untuk memastikan keandalan layanan BPR dan BPRS. OJK berkomitmen mengawasi proses perizinan dan pengawasan agar industri tetap transparan dan aman bagi masyarakat. Dengan terus menyesuaikan diri dengan dinamika ekonomi, BPR dan BPRS diharapkan mampu memenuhi kebutuhan UMKM dan masyarakat dalam jangka panjang.

Artikel Terkait

0