Bank Jerman Tawarkan Kripto untuk 50 Juta Pelanggan

BeritaLokal, Frankfurt – Pemerintah Jerman mulai memperkenalkan kebijakan yang mengakui posisi kripto dalam ekonomi keuangan tradisional, dengan bank tabungan dan koperasi meluncurkan layanan perdagangan digital untuk sekitar 50 juta pelanggan. Langkah ini terjadi setelah dua kelompok besar menolak aset kripto empat tahun lalu karena dianggap berisiko tinggi, tetapi kini MiCA (Markets in Crypto-Assets) membuka pintu bagi lembaga keuangan untuk memasuki pasar kripto.

Menurut Bloomberg, Sparkassen dan DZ Bank telah mengintegrasikan bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan Litecoin (LTC) ke dalam aplikasi perbankan mereka, dengan platform meinKrypto yang sudah berjalan sejak 2025. Dengan lisensi dari BaFin, lembaga ini menjalankan transaksi kripto di bawah kerangka MiCA, memastikan pengawasan ketat oleh pemerintah Jerman. Sementara itu, DekaBank sedang mengembangkan produk serupa untuk sekitar 340 bank tabungan, dengan rencana peluncuran bertahap di akhir tahun ini.

Perubahan ini mencuri perhatian karena sebelumnya bank-bank tradisional mempertimbangkan kripto pada 2021, tetapi menunda karena risiko yang tak terhitung. MiCA sejak itu membuka peluang bagi lembaga keuangan Jerman untuk menghadapi pasar kripto. Namun, kekhawatiran muncul dari para kritikus yang mendesak bank utama mempertahankan kepercayaan pelanggan terhadap aset kripto.

Survei Boerse Stuttgart Digital menunjukkan 38% warga Jerman lebih percaya pada bank tradisional daripada platform kripto, tetapi hanya sekitar 25% telah berinvestasi dalam kripto. Profesor Co-Pierre Georg dari Frankfurt School of Finance mengkritik kekhawatiran ini, menyebut risiko investasi kripto bisa menghancurkan kepercayaan pelanggan terhadap bank tradisional. “Bank yang tidak memahami risiko mungkin kehilangan pelanggan lebih muda dan teknologi canggih,” kata dia.

Kritikus juga menyoroti bahwa layanan kripto hanya cocok untuk investor mandiri, sementara perubahan ini bisa mengakibatkan penurunan kredibilitas merek bank. DSGV, kelompok lobi bank tabungan, menyebut kripto sebagai investasi spekulatif dengan risiko kerugian besar, sehingga tidak seharusnya diakses oleh pelanggan umum.

Bank-bank Jerman yang bergabung dengan pergeseran ini menghadapi tantangan mengevaluasi kredibilitas merek mereka di tengah penurunan pasar kripto. Dengan kebijakan MiCA, lembaga keuangan Jerman harus memastikan bahwa layanan kripto tidak menjadi alat untuk menipu pelanggan.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Artikel Terkait

0