BeritaLokal, Jakarta – Bursa saham Amerika Serikat (AS) menguat pada perdagangan Jumat, 12 Juni 2026, setelah saham SpaceX melonjak 19% dalam debutnya di Nasdaq. Penurunan tekanan geopolitik antara AS dan Iran yang terjadi sejak bulan lalu menjadi salah satu pendorong utama kenaikan harga saham. Peningkatan ini juga memperkuat minat investor terhadap sektor teknologi, dengan potensi untuk menarik perhatian pasar ke tema AI.
Pada sesi pembukaan perdagangan, saham SpaceX sempat naik lebih dari 20%, akhirnya ditutup di level US$ 161 per saham. CEO SpaceX, Elon Musk, mengatakan bahwa IPO perusahaan teknologi antariksa ini menjadi momen penting bagi sektor pertanian dan teknologi global. “Pengalaman IPO SpaceX kini semakin besar,” ujarnya menekankan bahwa keberhasilan ini bisa menjadi acuan untuk perusahaan-perusahaan lain yang berencana melantai di bursa.
Di sektor teknologi, saham NVIDIA, Advanced Micro Devices (AMD), dan Alphabet naik secara umum, sementara saham Broadcom, Palantir Technologies, Amazon, dan Meta Platforms melemah. CEO KKM Financial, Jeff Kilburg, menegaskan bahwa tema AI masih dominan dalam pasar saham jangka panjang, meskipun ada gangguan terkait ketegangan geopolitik yang memengaruhi indeks Nasdaq.
Selain itu, perdamaian antara AS dan Iran menjadi fokus utama. Kepala Negara Pakistan, Shehbaz Sharif, menyatakan kesepakatan damai telah diperoleh dengan Iran, meski pembicaraan masih berlangsung. Penurunan harga minyak West Texas Intermediate (WTI) hampir 3,2% terjadi seiring kenaikan tekanan politik, tetapi optimisme pasar semakin meningkat setelah laporan menyebutkan kesepakatan tersebut bisa ditandatangani di Geneva, Swiss, pada minggu depan.
Dalam pernyataannya, Sharif menegaskan bahwa Iran akan membuka kembali Selat Hormuz sebagai komitmen terhadap AS. Perubahan ini berpotensi mempercepat kenaikan harga minyak global dan memberi keuntungan untuk sektor energi. Kepemimpinan kelompok “Magnificent Seven”, tujuh perusahaan teknologi raksasa- tetap dipertahankan, meski beberapa perusahaan besar mungkin menunggu perkembangan lebih lanjut.
Kinerja SpaceX juga memperkuat minat investor terhadap IPO sektor teknologi. “Saat ini, pasar sedang menilai banyak saham yang diperdagangkan di bawah nilai wajarnya,” kata Mark Klein, CEO SuRo Capital. Dengan keberhasilan IPO, SpaceX berpotensi menjadi acuan utama bagi perusahaan-perusahaan lain dalam masa depan.
Meski demikian, kenaikan harga saham teknologi masih terbatas karena faktor ekonomi global yang masih menghambat pertumbuhan. Peningkatan indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite tetap berada di level tertentu, sementara Dow Jones Industrial Average menambahkan 353,51 poin.
Dengan kinerja IPO SpaceX yang luar biasa, pasar saham AS tampaknya sedang memperoleh kekuatan baru. Namun, perubahan geopolitik dan tren AI tetap menjadi fokus utama dalam jangka pendek.