BeritaLokal, Jakarta – Studio game Dispatch resmi merespons masalah sensor di versi Nintendo Switch dengan menghadirkan fitur baru bernama HR Violation. Meski ada perbedaan dalam pengaturan sensor antar-pemain, studio ini menawarkan solusi yang bisa dibilang “kompromi” untuk memastikan konsistensi keamanan game.
Dalam penjelasannya, HR Violation adalah paket DLC gratis yang ditambahkan ke versi Dispatch di Switch. Fitur ini menawarkan opsi pengaturan sensor yang lebih fleksibel, seperti Partial Coverage, yang memungkinkan pemain mengabaikan bagian tubuh tertentu (seperti wajah atau kaki) dalam adegan yang mengandung sensor. Selain itu, fitur ini juga menyediakan opsi Mosaic (blur pixel), Blackout (kotak hitam), dan Chaos (gambar PNG gratis) untuk menutupi konten yang tidak diizinkan.
Namun, perlu diperhatikan bahwa fitur ini tidak mengubah kenyataan sensor dalam game. “HR Violation” hanya menyediakan opsi pengaturan tambahan, tetapi bagian-bagian lain dari game tetap disensor sesuai aturan Nintendo. Hal ini disebabkan oleh persyaratan ketat yang diterapkan Nintendo untuk memastikan kesehatan dan keamanan pemain, terutama di versi Switch 1 dan 2 yang belum tersedia di Jepang karena regulasi sensor regional.
Paket DLC ini juga dapat diakses secara gratis di eShop untuk versi Switch 1 dan 2. Pemain diminta untuk menguji fitur baru ini sebelum memutuskan mengupdate game. Sementara itu, kritikus berbagai media menyebut bahwa “HR Violation” adalah langkah yang tepat untuk menyelesaikan masalah sensor, meski beberapa pemain mungkin merasa kurang nyaman dengan fitur ini.
Apakah kamu sudah mencoba HR Violation di Switch? Beri komentarmu di bawah!