BeritaLokal, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak sebelumnya menguat pada perdagangan saham Kamis (11/6/2026), meski berbalik arah memerah setelah kenaikan awal sesi. Kinerja IHSG ditengarai dipengaruhi oleh perubahan dinamika pasar Asia dan kondisi ekonomi global.
Pada awal perdagangan, IHSG dibuka naik 0,04% menjadi 5.904, kemudian menguat 0,25% ke 5.917 sebelum berbalik arah memerah 0,72% menjadi 5.859. Indeks saham LQ45 naik 0,40% mencapai 592. Sebagian besar indeks acuan menghijau, meski sektor energi naik 0,12%, sektor basic materials turun 0,79%, dan sektor industri turun 0,27%.
Sementara itu, sektor consumer nonsiklikal mendaki 0,13% ke 5.859, sementara sektor consumer siklikal menguat 0,22%. Sektor kesehatan menanjak 0,73%, sektor keuangan terpangkas 1,15%, dan sektor properti naik 1,11%. Sementara sektor teknologi menanjak 1,79% dan infrastruktur turun 0,56%.
Analisis dari PT MNC Sekuritas menyebutkan bahwa IHSG berada di level support 5.594 dan resistance 5.941. Pemantauan pukul 09.02 WIB menunjukkan IHSG terjebak di zona merah, namun berhasil mengakhiri perdagangan di level 5.841. Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas, IHSG berpotensi melemah terbatas dengan support dan resistance 5.740-6.100.
Rekomendasi saham hari ini mencakup PT Telkom Indonesia (TLKM) yang dijual pada level 3.310, PT Merdeka Battery (MBMA) pada 147, dan PT Barito Pacific (BRPT) pada 290. Analis MNC Sekuritas menyarankan saham AMMN terbeli pada 3.130-3.280 dengan target 3.780, 4.100 dan stoploss di 3.010. Saham BIPI direkomendasikan untuk dibeli pada 135-142 dengan target 176, 193 dan stoploss di 132. Saham MINA dianalisis sebagai peluang buy on weakness pada 276-286 dengan target 328, 362, sementara saham WIFI direkomendasikan terbeli pada 1.465-1.540 dengan target 1.735, 1.880.
Dalam laporan teknikal lainnya, PT Sanurhasta Mitra (MINA) dan PT Solusi Sinergi Digital (WIFI) dianalisis sebagai opsi buy on weakness dengan target harga masing-masing 328 dan 1.735. Disclaimer menegaskan bahwa keputusan investasi tetap di tangan pembaca.