BeritaLokal, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di tengah perjalanan menguji level psikologis 6.000 pada perdagangan saham Kamis (11/6/2026). Dalam rangka memprediksi arah harga saham, BNI Sekuritas dan PT Kiwoom Sekuritas Indonesia memberikan rekomendasi investasi berdasarkan analisis teknikal dan fundamental. Berikut peta strategi yang bisa dipertimbangkan:
Analisis Teknis
Analyst BNI Sekuritas, Karina Rusfidyawati, menegaskan bahwa IHSG akan mengalami pergerakan di level support 5.750 dan resistance 6.000-6.050 pada perdagangan hari ini. Jika terbukti melewati resistensi tersebut, target berikutnya adalah mencapai level psikologis 6.000 sebelum menembus MA20 (moving average) di area 6.250. Volatilitas tinggi masih menjadi penghambat pergerakan harga saham.
Rekomendasi Saham
BNI Sekuritas merekomendasikan saham berikut untuk diperdagangkan:, BBCA (Bank Central Asia): Spec Buy dengan area beli 5.600-5.650, cutloss di bawah 5.525. Target 5.725-5.850., BULL (Buana Lintas Lautan): Spec Buy dengan area beli 344-348, cutloss di bawah 338. Target 354-366., TLKM (Telkom Indonesia): Spec Buy dengan area beli 2.780-2.810, cutloss di bawah 2.750. Target 2.850-2.920., MBMA (Merdeka Battery Materials): Spec Buy dengan area beli 468-472, cutloss di bawah 462. Target 478-492., BREN (Barito Renewables Energy): Spec Buy dengan area beli 4.200-4.220, cutloss di bawah 4.120. Target 4.280-4.370., INET (Sinergi Inti Andalan Prima): Spec Buy dengan area beli 194-196, cutloss di bawah 192. Target 198-206.
Pergerakan Pasar
IHSG ditutup naik 2,71% menjadi 5.902,37 pada perdagangan Rabu (10/6/2026), mencapai level tertinggi 5.942,94. Sementara itu, sektor transportasi tumbuh 4,51%, teknologi naik 4,37%, dan properti menguat 3,39%. Sejumlah 11 sektor saham kompak mengalami kenaikan, dengan sektor keuangan naik paling mencapai 2,42%.
Teknikal: Breakout & Volatilitas
Analyst Kiwoom Sekuritas menyebutkan bahwa pergerakan IHSG masih terkendali. Jika terjadi breakout di resistance 6.000, target berikutnya adalah menembus MA20 di area 6.250. Namun, volatilitas tinggi mengancam stabilitas harga saham, terutama untuk saham dengan kapitalisasi pasar lebih kecil.
Pada hari ini, transaksi saham mencapai 3.097.682 kali dengan volume perdagangan Rp 46,3 triliun, mendukung kinerja IHSG yang melejit. Investor disarankan tetap memantau pergerakan harga saham secara real-time untuk menghindari risiko penurunan sebelum target tercapai.