Sederet Capaian Pertamina EP Cepu Sepanjang 2025

BeritaLokal, Jakarta – PT Pertamina EP Cepu (PEPC) mencatatkan pencapaian signifikan di tahun 2025, dengan produksi minyak sebesar 70,035 MBOPD dan gas sebesar 299,5 MMSCFD. Total lifting migas perusahaan mencapai 94,349 BOEPD, menunjukkan momentum yang terus mengalir dalam strategi pertumbuhan bisnisnya.

Selain itu, PEPC berhasil mereduksi emisi sebesar 13,19 Kilo Ton CO₂e, memenuhi target dekarbonisasi yang ditetapkan. Performa keuangan juga solid, dengan laba positif yang mencerminkan stabilitas fundamental perusahaan. Pada 2026, PEPC menargetkan pertumbuhan lifting migas yang lebih agresif melalui percepatan pengembangan lapangan dan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR).

Di bidang keselamatan kerja, PEPC mencatat 70,1 juta jam kerja selamat dari 2017 hingga 2025, menunjukkan komitmen terhadap kesehatan dan keamanan pekerja. Direktur Utama PT Pertamina EP Cepu, Ruby Mulyawan, mengatakan bahwa pencapaian ini adalah hasil kerja keras seluruh tim perusahaan yang mampu beradaptasi dengan dinamika pasar. “Ketangguhan organisasi kita bukan hanya diukur dari angka produksi, tetapi dari kemampuan kita untuk terus maju di tengah tantangan,” kata dia dalam wawancara di Jakarta, Jumat (12/6/2026).

PEPC juga mengandalkan tiga pilar utama: optimisasi produksi dan cadangan melalui pengembangan lapangan serta EOR; transisi energi dan dekarbonisasi dengan program pengurangan emisi GRK dan flaring reduction; serta penguatan program CID yang berdampak langsung bagi masyarakat. Wilayah kerja PEPC terdiri dari Bojonegoro, Jawa Timur, serta lapangan Unitisasi Gas Jambaran Tiung Biru. Area operasi ini mencakup Zona 11 hingga Zona 14, yang menampakkan kekuatan teknis dan geografis perusahaan di wilayah Indonesia Timur.

Dengan fokus pada ekosistem lingkungan, industri migas PEPC terus berusaha memperkuat program penghematan energi dan mengurangi dampak lingkungan. Peningkatan ini tidak hanya mendukung tujuan perusahaan, tetapi juga memperkuat komitmen untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dengan keberlanjutan ekologis.