Saksikan Sinetron Istiqomah Cinta Episode Rabu 3 Juni Pukul 18.15 WIB di SCTV

beritalokal.my.id, Jakarta – Sinetron Istiqomah Cinta Episode Jumat 8 Mei mengisahkan, Emran kembali memanfaatkan kelemahan Vionika demi menjalankan rencananya. Dengan menggunakan identitas rahasia sebagai “Mister Soulmate”, Emran mengetahui keberadaan Fathan dan Khansa yang sedang menikmati waktu bersama di sebuah kafe. Ia kemudian menghubungi Vionika dan memintanya datang menemuinya untuk menjalankan sebuah skenario yang telah disiapkan.

Saat tiba di lokasi, Emran dan Vionika langsung melancarkan aksi mereka. Vionika berperan sebagai wanita yang sedang terpuruk dan penuh penyesalan. Dengan wajah memelas, ia menghampiri meja Fathan dan mencoba meminta maaf atas berbagai kesalahan yang pernah dilakukannya.

Harapannya, Fathan akan luluh dan kembali bersimpati kepadanya. Namun kenyataannya jauh dari yang mereka bayangkan. Fathan yang sudah mengetahui berbagai tipu daya mereka tidak sedikit pun tersentuh. Ia justru memandang sinis sandiwara tersebut dan menganggapnya sebagai upaya murahan yang tidak layak dipercaya.

Di sisi lain, Oscar yang kecewa karena ajakan makan malamnya ditolak oleh Puspa memilih mengikuti perempuan itu secara diam-diam. Namun setibanya di kafe, ia dibuat semakin kesal saat melihat Puspa sedang menikmati makan malam bersama Yogi. Keduanya tampak akrab dan tertawa lepas.

Rasa sakit hati Oscar bertambah ketika tanpa sengaja ia mendengar Puspa menyebutnya dengan julukan “Macalsu”, singkatan dari Mantan Calon Suami. Sebutan itu membuat harga dirinya terasa diinjak-injak dan memicu kecemburuan yang semakin besar.

Sementara itu, Fathan yang menyadari Emran dan Vionika memiliki niat buruk untuk terus mengganggu dirinya dan Khansa memutuskan memberikan pelajaran kepada mereka. Secara diam-diam, ia membisikkan sebuah rencana kepada Amel. Gadis itu kemudian keluar menuju area parkir dan mengempeskan kedua ban mobil milik Emran.

Rencana tersebut berjalan sempurna. Ketika Fathan, Khansa, dan Amel selesai makan lalu meninggalkan kafe, Emran dan Vionika berniat mengikuti mereka. Namun niat itu gagal total karena mobil mereka tidak bisa digunakan akibat bannya kempes. Keduanya hanya bisa marah dan kesal melihat Fathan serta Khansa pergi dengan tenang, sementara mereka tertinggal tanpa mampu melakukan apa pun.



error: Content is protected !!