Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan menguat pada perdagangan saham Jumat, (5/6/2026). Berikut strategi rekomendasi sahamnya.
PerbesarLayar komputer menunjukkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta. (/Angga Yuniar)
, Jakarta – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat secara teknikal pada perdagangan saham Jumat, (5/6/2026). Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?
Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup turun 1,7% dan disertai dengan aksi jual saham oleh investor asing Rp 1,43 triliun pada perdagangan saham Kamis, 4 Juni 2026. Saham-saham yang paling banyak dijual asing antara lain saham BBCA, BBRI, TPIA, BMRI dan BREN.
“IHSG berpotensi short term teknikal rebound hari ini,” ujar Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman dalam catatannya.
Ia menuturkan, IHSG akan bergerak di level support 5.600-5.700 dan level resistance 5.900-5.930 pada perdagangan saham Jumat pekan ini.
Rekomendasi Saham
Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT United Tractors Tbk (UNTR), PT Petrosea Tbk (PTRO), dan PT Jafpa Comfeed Tbk (JPFA).
Trading Idea hari ini: BUMI, BIPI, CUAN, UNTR, PTRO, dan JPFA
- BUMI Spec Buy dengan area beli di 150, cutloss di bawah 145. Target dekat di 154-160.
- BIPI Buy on Weakness dengan area beli di 133-144, cutloss di bawah 130. Target dekat di 149-153.
- CUAN Spec Buy dengan area beli di 700-725, cutloss di bawah 670. Target dekat di 755-780.
- UNTR Spec Buy dengan area beli di 21650-22000, cutloss di bawah 21600. Target dekat di 22375-22700.
- PTRO Buy if Break 4050, dengan target dekat di 4100-4170. Cutloss di bawah 3930.
- JPFA Spec Buy dengan area beli di 2150, cutloss di bawah 2140. Target dekat di 2190-2250.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham.tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Penutupan IHSG pada 4 Juni 2026
PerbesarSedangkan kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp14.950 triliun dengan frekuensi sebanyak 4.931.760 kali. Tampak dalam foto, papan elektronik menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (29/1/2026). (YASUYOSHI CHIBA/AFP)
Sebelumnya, tekanan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berkurang pada perdagangan saham Kamis, (4/6/2026). Namun, IHSG ditutup di bawah level 6.000 dan seluruh sektor saham tertekan.
Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup turun 1,7% menjadi 5.839,78. Indeks saham LQ45 merosot 1,37% menjadi 560,91. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.
Pada perdagangan Kamis pekan ini, IHSG bergerak di zona merah dan sempat turun lebih dari 4%. IHSG sempat berada di level tertinggi 5.924,50 dan level terendah 5.644,23. Sebanyak 623 saham melemah sehingga membebani. 106 saham menguat dan 85 saham diam di tempat.
Transaksi perdagangan saham cukup ramai Kamis pekan ini. Total frekuensi perdagangan 2.291.822 kali dengan volume perdagangan saham 39,2 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 25,2 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 18.047.
Seluruh sektor saham tertekan. Sektor saham energi turun 0,81%, sektor saham basic merosot 0,78%, sektor saham industri terpangkas 4,07% dan catat koreksi terbesar.
Selain itu, sektor saham consumer nonsiklikal melemah 2,36%, sektor saham consumer siklikal tergelincir 1,48%, sektor saham kesehatan turun 1,81%. Lalu sektor saham keuangan terperosok 2,04%, sektor saham properti melemah 3,28%, sektor saham teknologi terpangkas 0,48%. Kemudian, sektor saham infrastruktur turun 2,34% dan sektor saham transportasi merosot 1,39%.
