Ratusan Warga hingga Eks Kombatan GAM Jemput Ketua PSI Aceh 

BeritaLokal, Jakarta – Kedatangan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Aceh, T Rival Amiruddin, di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Minggu (31/5/2026), menjadi momen yang penuh semangat dan kebersamaan. Dalam rangkaian penyambutan istimewa, ratusan masyarakat Aceh dari berbagai elemen, termasuk eks kombatan GAM, pemuda, ulama, santri, serta komunitas ibu-ibu milenial, memadati area penjemputan untuk mengakui kehadirannya.

Penyambutan dimulai dengan konvoi ratusan kendaraan yang melintasi jalan utama dan pusat Kota Banda Aceh. Selain itu, kehadiran sejumlah eks kombatan GAM dalam rombongan menjadi perhatian publik, menunjukkan keterlibatan aktif masyarakat dalam proses pengembangan politik Aceh. Tengku Itam, salah satu eks kombatan GAM yang turut berpartisipasi, mengatakan bahwa kepemimpinan T Rival Amiruddin membawa semangat baru untuk dinamika politik daerah.

Tgk Syahbuddin Yunus, pimpinan pondok pesantren di Aceh, menekankan pentingnya perhatian T Rival terhadap pendidikan dayah dan pesantren. “Beliau cukup banyak membantu pesantren-pesantren di Aceh. Perhatian terhadap dunia pendidikan dan pembinaan generasi muda menjadi salah satu hal yang kami apresiasi,” ujar Tgk Syahbuddin dalam kesempatan tersebut.

Pertemuan ini juga menjadi momentum konsolidasi untuk mempererat hubungan lintas elemen masyarakat. T Rival Amiruddin menyampaikan apresiasi terhadap dukungan yang diberikan oleh seluruh pemuda, ulama, santri, dan sahabat eks kombatan GAM. “Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Aceh yang telah memberikan dukungan dan sambutan luar biasa hari ini,” katanya.

Rangkaian kegiatan berakhir di Rumah Makan Hasan 3, Banda Aceh, tempat para pengunjung menggelar makan bersama dan silaturahmi dalam suasana akrab. Dalam sesi tersebut, elemen masyarakat mendiskusikan strategi pembangunan dan kemasyarakatan yang akan dilakukan di masa depan.

Kehadiran T Rival Amiruddin menunjukkan bahwa kebersamaan lintas kelompok sosial menjadi modal penting dalam membangun Aceh yang lebih maju dan sejahtera. Kegiatan ini dipandu oleh pernyataan T Rival, yang menekankan bahwa semangat kerja sama dan partisipasi masyarakat adalah kunci untuk mencapai visi terwujudnya kebijakan publik yang berkelanjutan.

Artikel Terkait

0