BeritaLokal, Jakarta – Perusahaan fintech asal Italia, Conio, telah meraih lisensi resmi dari Badan Regulasi Pasar (Consob) dan Bank Sentral Italia (Bank of Italy) untuk menawarkan layanan kripto dalam konteks peraturan Uni Eropa. Lisensi ini diperoleh setelah melalui proses peninjauan yang memastikan kelayakan konformitas dengan regulasi MiCAR, yaitu aturan baru tentang aset digital di UE.
Seiring berakhirnya periode transisi MiCAR pada 30 Juni 2026, Conio sekarang dapat menjalankan aktivitas terkait tokenisasi dan manajemen aset digital sesuai standar hukum Uni Eropa. CEO Conio, Christian Miccoli, mengatakan bahwa lisensi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat posisi perusahaan sebagai mitra regulasi di pasar kripto. “Lisensi ini membantu kami memperluas peran kami dalam proyek blockchain dan tokenisasi,” kata Miccoli, menekankan tujuan untuk menyatukan aset digital dengan sistem keuangan yang terpercaya.
Perusahaan tersebut menargetkan investor ritel, bank lain, serta perusahaan fintech yang mengedepankan solusi white-label. Konsep ini mencakup layanan tokenisasi dan manajemen aset digital, baik untuk pelanggan maupun institusi keuangan. Konio juga berkomitmen pada pengembangan teknologi blockchain yang aman dan terukur, seiring tantangan regulasi global yang semakin kompleks.
Di latar belakang, MiCAR adalah peraturan yang diterapkan Italia sebagai bagian dari reformasi hukum kripto di UE. Dikatakan Gubernur Bank of Italy, Fabio Panetta, bahwa aturan ini bertujuan menjaga stabilitas keuangan sambil mempercepat inovasi teknologi dan melindungi konsumen. MiCAR mengklasifikasikan aset digital dalam bentuk EMT (token uang elektronik) dan ART (token referensi aset), yang diperlukan untuk transaksi berjangka dan pembayaran.
Dalam konteks regulasi ini, Conio memperkuat kerja sama dengan pihak ketiga seperti kustodian pihak ketiga untuk meningkatkan perlindungan aset pengguna. Perusahaan juga menunjukkan komitmen pada pendekatan transparan dan terukur dalam mengelola risiko investasi kripto, sesuai prinsip Bank of Italy yang memprioritaskan keseimbangan antara inovasi, stabilitas pasar, dan kepentingan konsumen.
Lisensi ini menjadi pemicu bagi Conio untuk lebih aktif dalam ekosistem kripto di Italia, meski perusahaan masih menunggu penjelasan terkini dari regulator mengenai skenario transisi selanjutnya. Dengan memperoleh lisensi resmi, Conio berharap bisa menjadi bagian dari jaringan regulasi kripto yang lebih luas di UE, seiring tantangan global dalam menegakkan standar hukum dan keamanan digital.