BeritaLokal, Tanjungbalai – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) dan Pemko Tanjungbalai memperkuat sinergi lintas sektoral dalam menjaga keamanan wilayah, khususnya dari ancaman peredaran narkotika dan gangguan ketertiban masyarakat. Upaya ini dilakukan melalui Patroli Gabungan Berskala Besar yang diawali dengan apel bersama di halaman Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Jalan Jenderal Sudirman Km 5,5, Sabtu (6/6/2026).
Patroli gabungan fokus pada pengawasan ketat terhadap area entry points yang rawan menjadi jalur peredaran narkoba, baik melalui jalur darat maupun laut. Kegiatan ini juga menyasar kawasan berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk aktivitas kenakalan remaja dan geng motor. Mulyono, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumut, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya menyelamatkan generasi muda sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
Ia mengapresiasi respons cepat dan keterbukaan Pemko Tanjungbalai dalam membangun kolaborasi dengan Pemprov Sumut. “Kami sangat mengapresiasi Pemerintah Kota Tanjungbalai yang begitu proaktif bekerja sama dengan Pemprov Sumut. Narkoba adalah musuh kita bersama, dan kita harus melakukan gerakan masif untuk menekan peredaran ini seminimal mungkin di pintu masuk Sumatera Utara,” kata Mulyono.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sumut, Moettaqien Hasrimi, menegaskan bahwa kekuatan utama patroli gabungan terletak pada keterpaduan seluruh unsur yang terlibat di lapangan. Patroli ini melibatkan personel Satpol PP Provinsi Sumut, Satpol PP Kota Tanjungbalai, TNI, Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), serta unsur kesehatan. “Ini adalah langkah awal kolaborasi taktis kita bersama. Akar dari kenakalan remaja dan aksi geng motor sering kali bersumber dari penyalahgunaan narkoba,” ujar Moettaqien.
Di sisi lain, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov Sumut, khususnya Satpol PP dan Kesbangpol Provinsi. “Kehadiran dan keterlibatan Satpol PP serta Kesbangpol Provinsi menjadi bukti nyata komitmen bersama antara Pemprov Sumut dan Pemko Tanjungbalai dalam menjaga ketenteraman, ketertiban umum, serta perlindungan masyarakat,” kata Fadly.
Posisi geografis Kota Tanjungbalai sebagai wilayah strategis dengan akses transportasi darat dan laut yang terbuka membuatnya rentan menjadi jalur penyelundupan narkotika. Dengan demikian, koordinasi dan intervensi bersama pemerintah provinsi menjadi langkah penting dalam memperkuat pengawasan dan pencegahan.
Patroli gabungan ini diharapkan dapat mengurangi ruang gerak para pelaku kejahatan narkotika serta memberikan edukasi kepada generasi muda agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba. Pemerintah Kota Tanjungbalai juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban dan kesejahteraan wilayah.
Artikel Terkait
Narkoba: Penyebab Kematian Daveigh Chase di The Ring dan Lilo & Stitch Terungkap
1 Juli 2026
Polrestabes Medan Musnahkan Narkoba Hasil Pengungkapan 244 Hari
10 Juni 2026
BNNP Sumut Ungkap 2 Kasus Narkoba, 6 Orang Diamankan, Begini Kronologisnya
9 Juni 2026
Diduga Edarkan Narkoba dan Ganggu Azan Subuh, THM Capricorn di Langkat tak Tersentuh
6 Juni 2026
Kapolres Langkat Pimpin Langsung Konferensi Pers Pengungkapan 33 Kasus Narkotika dalam Ops Antik Toba 2026
5 Juni 2026
BNNP Sumut lakukan Razia THM di Kota Medan, 134 Pengunjung Tes Urine
5 Juni 2026
Ada Terowongan Berisi 1 Ton Lebih Narkoba di Perbatasan Meksiko
4 Juni 2026
AS Temukan Terowongan Berisi 1 Ton Lebih Narkoba di Perbatasan Meksiko
4 Juni 2026
Memuat komentar...