Menhub Terapkan Strategi Baru Terepaketkan Macet Ketapang

BeritaLokal, Surabaya – Skenario Baru Menhub Atasi Macet Ketapang‑Gilimanuk muncul sebagai jawaban tegas pemerintah terhadap kepadatan lalu lintas di selat Penyengat, yang berdampak tidak hanya pada pertukaran barang, tetapi juga mobilitas warga dan pariwisata. Rangkaian tindakan, mulai dari pemakaian kapal berkapasitas besar hingga pemanfaatan pelabuhan alternatif di Bali, dijabarkan lebih lanjut dalam rapat antara Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya pada 15 Juli 2026.

Di acara tersebut, Menhub menyampaikan dua arah strategi operasional: pertama, peningkatan dan pembangunan dermaga baru di area Ketapang‑Gilimanuk, dan kedua, draf potensi menggunakan Pelabuhan Celukan Bawang di Bali Utara sebagai gerbang penyangga. Perubahan ini disusun untuk mengatasi lonjakan arus kendaraan yang biasanya kepar menjadi perhelatan pada momen libur nasional, namun kini juga tercatat di hari kerja biasa. Perencanaan tersebut juga mencakup kerjasama dengan operator transportasi maritim, yakni PT ASDP Indonesia Ferry, untuk mengoptimalkan armada kapal.

Pelabuhan Celukan Pakai Potensi Baru

Salah satu kata kunci yang diprioritaskan adalah pemanfaatan Pelabuhan Celukan Bawang. Dudy menjelaskan, pelabuhan ini terletak di utara Bali dan berpotensi memecah beban kepadatan laut yang selama ini terpusat pada Gilimanuk. Benar, Celukan Bawang memiliki kapasitas lebih sedikit dibandingkan Gilimanuk, namun dengan penambahan fasilitas parkir dan pelabuhan darat, diharapkan akan terjangkau bagi jutaan pengguna layanan penyeberangan. Dan, menariknya, pemanfaatan pelabuhan ini juga membuka peluang bagi industri logistik lokal di wilayah sekitarnya.

Selain pengembangan pelabuhan utara, pertemuan menyoroti juga upaya optimasi dermaga yang sudah ada di Ketapang dan Jangkar di Situbondo, serta potensi pengembangan dermaga di Tanjungwangi. Langkah-langkah ini mendukung sinergi antara wilayah Jawa dan Bali, memastikan bahwa setiap titik peregangan maritim mampu menampung volume arus barang dan penumpang dengan lebih efisien. Di tengah dinamika kebutuhan kendaraan massal, rencana ini juga menekankan pentingnya koordinasi lintas pemerintah provinsi, kabupaten, hingga operator kapal.

Upgrade Armada Kapasitas Besar

Dalam upaya jangka pendek, Menhub menuntut ASDP segera mengganti kapal berukuran kecil dengan armada berdaya tampung lebih besar. Instruksi ini bertujuan meminimalisir titik-titik tumpukan kendaraan di dermaga, serta mempercepat proses penyeberangan. Data historis menunjukkan bahwa kapal kecil sering kali memerlukan beberapa kali kali pergantian lading untuk menampung satu kendaraan, sehingga menambah lama proses antre. Dengan using vessels of higher capacity, not only will there be a smoother flow of traffic, but runoff water can be used to the benefit of the crowd management system. Gubernur Khofifah memuji komitmen penuh kementerian; beliau menegaskan bahwa koordinasi berskala besar ini merupakan momentum penting dalam memperteguh jaringan transportasi wilayah.

Kedatangan Marut-yang pula mempunyai peran vital dalam manajemen logistik-berkaitan erat dengan pihak ASDP, mana mereka bertanggung jawab untuk penyediaan kapal‑kapal. Pemanfaatan armada yang lebih besar yang selaras dengan skenario mobilitas nasional. Secara keseluruhan, rasanya hari ini, factor yang memengaruhi arus perbedaan dengan periode liburan panjang.

Melalui kerangka kerja yang dikelola secara harmonis, Menhub menilai bahwa integrasi fasilitas dermaga, pelabuhan, dan armada kapal yang lebih kuat dapat menghasilkan solusi yang menyeluruh. Jika rencana pemerintah terus dilaksanakan tanpa hambatan, dapat diprediksi bahwa kepadatan kendaraan di Ketapang‑Gilimanuk akan berkurang secara signifikan, sementara pelabuhan alternatif di Bali Utara akan lebih terintegrasi dengan ritme karbon yang muncul saat musim liburan nasional. Hal ini berkontribusi pada pemenuhan target pemerintah dalam peningkatan konektivitas dan efisiensi transportasi nasional.

Artikel Terkait

0