BeritaLokal, Jakarta – Korea Selatan memperkuat investasi nasional dengan membentuk dana masa depan, “Future Response Fund,” yang akan menggunakan pendapatan pajak tambahan dari upaya perlahan semikonduktor dan faktor-faktor lainnya. Investasi ini bertujuan untuk mendukung generasi muda, mengatasi kesenjangan ekonomi, serta memperkuat daya saing negara di industri global.
Kepala Staf Kepresidenan Kang Hoon-sik menegaskan bahwa pemerintahan Presiden Lee Jae Myung akan menerapkan dana ini untuk mendukung tiga proyek mega yang mencakup semikonduktor, AI fisik, dan pusat data. Dengan pendanaan ratusan miliar dolar AS dari perusahaan seperti Samsung Electronics dan Hynix, Korea Selatan berharap menjadikan dirinya sebagai pionir di industri teknologi terkemuka.
Pemerintah memperkuat kerja sama dengan Partai Demokrat untuk menciptakan “satu tim” antara pemerintah, partai, dan sektor swasta. Pernyataan Kang menekankan bahwa pendapatan pajak yang dihasilkan dari semikonduktor harus digunakan untuk menghadapi polarisasi ekonomi yang terus berkembang. Dana ini akan mendukung usaha rintisan, perumahan, serta lapangan kerja bagi masyarakat usia 20-an dan 30-an.
Kepala Pemerintah Han Sung-sook menegaskan bahwa proyek-proyek ini merupakan strategi 30 tahun yang menghubungkan semikonduktor, AI, pusat data, dan teknologi kecerdasan buatan. Dukungan legislatif dan anggaran dari Partai Demokrat diperlukan untuk memastikan implementasi efektif. Pemerintah juga menekankan pentingnya kerja sama erat antara pihak-pihak terkait dalam menjalankan program ini.
Dengan pendanaan besar dan strategi yang mendalam, Korea Selatan berharap mampu menghadirkan pertumbuhan ekonomi baru di luar wilayah metropolitan Seoul. Investasi nasional ini tak hanya menjadi pilar kekuatan global, tetapi juga menjadi jembatan untuk membangun masa depan negara yang lebih adil dan kompetitif.
Artikel Terkait
Bank Dunia Naikkan Status Vietnam dan Filipina Ke Kategori Menengah Atas
3 Juli 2026
Apple Minta Izin Gunakan Chip Memori Cina di Blacklist AS
30 Juni 2026
Sektor ekonomi kreatif tumbuh 6,86% lampaui laju ekonomi Indonesia
29 Juni 2026
Pemerintah dorong stimulanya Rp 26,34 triliun untuk mendorong daya beli dan ekonomi
29 Juni 2026
Harga RAM dan SSD Diprediksi Bakal Makin Mahal, Lenovo Sebut Ini ‘New Normal’
27 Juni 2026
Tantang Risiko Pandemi Dengan Investasi Kesehatan Masa Depan
24 Juni 2026
China Mengundang Pimpinan Perusahaan Kembali
24 Juni 2026
Lowongan Kerja Manulife Indonesia Terbuka untuk Aktuaria dan Keuangan
24 Juni 2026
Memuat komentar...