FIFA Menunda Sanksi Kartu Merah Balogun Piala Dunia 2026

BeritaLokal, Jakarta – Pemerintah FIFA memutuskan menolak banding dari Federasi Sepak Bola Belgia (RBFA) terkait kartu merah yang diberikan kepada striker timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun, dalam pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026. Keputusan ini memastikan Balogun akan bermain di babak 16 besar Piala Dunia meskipun perdebatan terus berlangsung akibat kontroversi sanksi yang ditetapkan.

Kontroversi muncul setelah Balogun mendapat kartu merah langsung pada Rabu (1/7/2026) saat melawan Bosnia-Herzegovina. Wasit Raphael Claus awalnya tidak mengenali pelanggaran, namun setelah memeriksa rekaman Video Assistant Referee (VAR), ia memutuskan bahwa tekel Balogun terhadap pemain Bosnia, Tarik Muharemovic, merupakan “pelanggaran serius” yang menyebabkan pengusiran. Menurut aturan FIFA, kartu merah otomatis menghilangkan hak bermain satu pertandingan.

Namun, FIFA secara mengejutkan mengumumkan pada Minggu (5/7/2026) bahwa sanksi larangan bermain Balogun ditangguhkan. Penangguhan ini didasarkan pada Pasal 27 Kode Disiplin FIFA, yang memungkinkan hukuman ditunda selama satu tahun. Keputusan ini menjadi kali kedua FIFA menangguhkan kartu merah dalam sejarah Piala Dunia, dengan pertama kali terjadi sejak 1962.

Polemik berlangsung setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengonfirmasi intervensi pribadi pada Senin (6/7/2026) saat menyebutkan bahwa ia telah meminta peninjauan kembali skorsing Balogun. Trump menegaskan bahwa pelanggaran tidak disengaja, sementara Presiden FIFA Gianni Infantino membela keputusan yang melibatkan proses hukum independen.

Sanksi larangan bermain satu pertandingan akan berlaku selama satu tahun jika Balogun melakukan pelanggaran serupa. Meski demikian, keputusan FIFA dipandang sebagai pilihan strategis untuk menghindari konflik internasional dan memastikan keselarasan dengan aturan sepak bola global. Pemain Amerika Serikat, yang saat ini berusia 20 tahun, terus mengejar kesuksesan di level dunia sejak debutnya pada usia 16 tahun.

Piala Dunia 2026 akan menjadi ajang penting bagi Balogun, yang kini memimpin timnas Amerika Serikat dalam perjalanan menuju babak 16 besar. Keputusan FIFA menghadapi tekanan dari UEFA dan masyarakat internasional untuk menjamin keadilan dalam proses disiplin sepak bola.

Artikel Terkait

0