Jadi produser eksekutif film Dosa: Penebusan atau Pengampunan, tantangan baru bagi Irish Bella. Nyonya Haldy Sabri merasa bagai pemimpin orkestra.
PerbesarJadi produser eksekutif film Dosa: Penebusan atau Pengampunan, tantangan baru bagi Irish Bella. Nyonya Haldy Sabri merasa bagai pemimpin orkestra. (Foto: Dok. Instagram @_irishbella_)Jadi intinya…
- Irish Bella debut sebagai produser eksekutif film "Dosa: Penebusan atau Pengampunan".
- Ia menolak tawaran kameo, memilih fokus mengurus HAS Pictures sebagai produser.
- Peran produser eksekutif menantang, mengurus detail besar hingga kecil seperti katering.
, Jakarta – Di balik film Dosa: Penebusan atau Pengampunan yang dibintangi Ratu Sofya dan Riza Irsyadillah, ada Irish Bella sebagai produser eksekutif. Film ini diproduksi HAS Pictures, rumah produksi yang dibangun Irish Bella bersama suami, Haldy Sabri. Sebelum beralih ke belakang layar, Irish Bella dikenal sebagai bintang sinetron papan atas seperti Anugerah Cinta dan Cinta Suci. Sinetron terakhirnya adalah Saleha. Dua tahun silam dari dunia akting, Irish Bella mengaku belum kangen. Saat ditawari jadi kameo film Dosa: Penebusan atau Pengampunan, ia menolak.
“Enggak sih, kali ini. Sudah pusing mengurus angka. Pas ditawari mau main enggak? (Saya bilang) enggak, mau mengurus ini saja,” kata Irish Bella kepada Showbiz di Epicentrum XXI Jakarta, Senin (8/6/2026). Baginya, jadi produser eksekutif dan mengurus production house (PH) adalah takdir. Haldy Sabri memercayakan HAS Pictures kepada Irish Bella. Dosa: Penebusan atau Pengampunan adalah debut HAS Pictures di bioskop.
“Saat bertemu Mas Sondang dan Mas Reza Aditya, akhirnya nyemplung ke film. Saya didukung sama suami, biar saya saja yang maju karena suami lebih ke bisnis. Alhamdulillah, berdiri sendiri satu PH ini, HAS Pictures,” beri tahu bintang film Tiger Boy.
Menjadi produser eksekutif, tantangan baru bagi Irish Bella. Banyak pelajaran yang dipetik. Dulu, ia jadi aktris. Tugasnya, mendalami peran, memahami alur cerita, konteks, dan dialog lalu memainkannya semaksimal mungkin di depan kamera.
Banyak Yang Diurus Termasuk Katering
PerbesarJadi produser eksekutif film Dosa: Penebusan atau Pengampunan, tantangan baru bagi Irish Bella. Nyonya Haldy Sabri merasa bagai pemimpin orkestra. (Foto: Dok. Instagram @_irishbella_)
Selesai syuting, habis perkara. Produser eksekutif menyajikan tantangan berbeda. Irish Bella mengumpamakan memproduksi film bagai sebuah orkestrasi musik. Produser eksekutif adalah pimpinan orkestra.
“Kayak orkestra dan produser eksekutif ini yang memimpin. Begitu banyak yang diurus dari hal-hal besar sampai kecil kayak katering segala macam itu dikupas tuntas. Pastinya, wow ini tanggung jawab besar,” ujar Irish Bella.
Mudah-Mudahan Bukan Pertama dan Terakhir
PerbesarPoster film Dosa: Penebusan atau Pengampunan. (Foto: Dok. HAS Pictures)
“Sangat seru, mudah-mudahan ini bukan proyek pertama dan terakhir,” harapnya. Film Dosa: Penebusan atau Pengampunan mengisahkan Bima (Riza Irsyadilah) dan Ersya (Ratu Sofya) pergi ke luar kota. Di tengah jalan pasutri ini ribut lalu mobil mereka kecelakaan.
Bima dan Ersya mencari bantuan lalu menemukan Hotel Samsara yang dijaga resepsionis bernama Dilla (Jennifer Eve). Di sana, ia juga bertemu tamu lain bernama Nanang (Revaldo) yang mencandu alkohol.
Makna di Balik Dosa
PerbesarKonferensi pers film Dosa: Penebusan atau Pengampunan di Epicentrum XXI Jakarta Selatan, Senin, 8 Juni 2026. (Foto: Dok. Istimewa)
Sejak menginap di Hotel Samsara, Bima dan Ersya mengalami berbagai teror. Keduanya berusaha kabur tapi itu tak semudah yang dibayangkan. Sutradara Sondang Pratama menjelaskan makna di balik judul Dosa: Penebusan atau Pengampunan.
“Karena melihat zaman sekarang kayaknya orang mulai menormalkan segala sesuatu tindak kejahatan. Jadi, kenapa dosa? Selain refleksi diri kita sendiri, manusia enggak luput dari dosa, saya mencoba merefleksikan dan menerjemahkan itu di film ini,” urai Sondang Pratama.
Pentas Bola Dunia 2026
- Piala Dunia 2026 Masih Milik Negara Eropa dan Amerika Latin1 jam yang lalu
- Nazar Unik Lamine Yamal dan Optimisme Spanyol Raih Gelar Piala Dunia 20262 jam yang lalu
- Klarifikasi Rafael Leao Usai Diganjar Kartu Merah saat Hadapi Chile: Cuma Ingin Bela Rekan Setim3 jam yang lalu
- Apa Alasan Lamine Yamal Selalu Memakai Perban di Tangannya?3 jam yang lalu
- Piala Dunia 2026: Insiden Penembakan di Dekat Markas Inggris di Kansas City Timbulkan Sorotan soal Keamanan3 jam yang lalu
- Prediksi Eks Pemain MU tentang Juara Piala Dunia 2026: Bukan Argentina atau Brasil, Prancis Jadi Favorit4 jam yang lalu
- Update Timnas Brasil Jelang Piala Dunia 2026: Raphinha Akui Belum Capai Kondisi Terbaik4 jam yang lalu
- Timnas Prancis dan Misi ‘Ending’ Bersama Didier Deschamps di Piala Dunia 20264 jam yang lalu
- 2 Pemain Kunci Timnas Maroko Cedera Menjelang Piala Dunia 20264 jam yang lalu
- Maroko dan Gelombang Kebangkitan Negara Afrika Siap Mengguncang Piala Dunia 20264 jam yang lalu
- Menuju Piala Dunia 2026: Inggris Diminta Maksimalkan Ketajaman Harry Kane4 jam yang lalu
- Daftar Skuad Termahal Piala Dunia 2026: Prancis Teratas, Disusul Inggris dan Spanyol4 jam yang lalu
Lihat Selengkapnya
