beritalokal.my.id, Jakarta – Industri film Tanah Air kedatangan pemain baru yang siap memberikan warna melalui karya-karya yang emosional. Aktris Acha Septriasa resmi memperkenalkan Avarta Media sebagai wadah untuk memproduksi film yang tidak hanya mengejar pasar, tetapi juga memiliki kualitas festival.
Langkah ini diambil setelah melalui proses panjang dalam penggarapan naskah dan pemilihan jajaran pemain yang matang. Acha pun mengungkapkan ambisinya dalam membangun rumah produksi tersebut.
Acha Septriasa ini menyadari banyaknya potensi cerita menarik di Indonesia yang belum tersentuh. Ia mengaku terus mencari narasi yang relevan untuk diangkat ke layar lebar agar bisa dinikmati penonton lebih luas.
“Avarta Media ada karena keinginan untuk menciptakan story yang related dengan culture indonesia, market. Dan kita ingin mengangkat yang menginspirasi dan apa yang dianggap tabu. Kami ingin ke depannya menghadirkan cerita yang a line dengan kehidupan siapa pun,” ujar Acha Septriasa di Kawasan Gunawarman, Jakarta Selatan, Sabtu (30/5/2026).
Acha tidak sendirian dalam membangun mimpi ini dan berkolaborasi dengan dua pengusaha, Arya Setiadharma dan Ardi Setiadharma. Kolaborasi ini lahir dari kesamaan visi dan misi dalam melihat potensi industri kreatif di Indonesia.
“Sampai akhirnya ketemu Mbak Acha. Banyak visi misi yang sesuai,” kata Ardi.
Selain fokus pada kualitas cerita, Avarta Media juga sangat memperhatikan aspek keberlanjutan bisnis film itu sendiri. Mereka ingin memastikan setiap proyek yang dikerjakan memiliki nilai investasi yang baik bagi para mitra.
Membaca, Terinspirasi, dan Investasi
PerbesarAcha Septriasa Gebrak Industri Perfilman, Luncurkan Avarta Media untuk Cerita Autentik
“Mungkin juga baru-baru ini banyak yang lihat, membaca, terinspirasi, dan investasi di film. Itu jadi problem juga untuk banyak investor. Di situ kami belajar dan tidak ingin investor jadi malu,” jelas Ardi.
Di kesempatan sama, Acha memperkenalkan IP yang akan dihadirkan melalui film berjudul “9 Aku, Love Heal”, Cerita ini ta sekadar fiksi belaka, melainkan adaptasi perjalanan inspiratif seseorang Dissociative Identity Disorder atau DID, dengan sembilan kepribadian berbeda yang terbentuk dari trauma masa kecil akibat kekerasan dalam rumahtangga.
9 Aku, Love Heals
PerbesarAcha Septriasa Gebrak Industri Perfilman, Luncurkan Avarta Media untuk Cerita Autentik
“Avarta Media akan mengeluarkan first IP kita, judulnya 9 Aku, Love Heals. Kita punya cerita ini dan langsung ketemu sosok Wella. Dia teman kita dan memang ceritanya sangat inspiratif. Dia dari kecil semasa sekolah mengalami Dissociative Identity Disorder (DID),” ungkap Acha.
Tak hanya itu, Avarta Media resmi mengumumkan proyek adaptasi film yang diambil dari salah satu karya personal penulis best seller, Ika Natassa. Film berjudul “Satine” ini akan memotret fenomena kesepian yang kerap dialami oleh masyarakat urban di kota-kota besar.
Cerita Yang Sangat Dewasa
PerbesarAcha Septriasa Gebrak Industri Perfilman, Luncurkan Avarta Media untuk Cerita Autentik
Acha Septriasa menyambut antusias kerja sama ini karena ia merasa cerita “Satine” sangat relevan dengan kehidupan banyak orang dewasa saat ini. Ia ingin penonton merasa terhubung dengan perasaan hampa yang mungkin sedang mereka alami di tengah kesuksesan karier.
“Ini cerita yang sangat dewasa, aku berharap cerita ini bisa terlibat langsung. Karena cerita ingin mengangkat urban loneliness, semua orang pernah alami sendiri deh. Pernah merasa sukses tapi kok hampa,” ucap Acha Septriasa.
