Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) makin tertekan pada sesi kedua perdagangan saham Jumat, (5/6/2026).
PerbesarKaryawan melintasi layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). (/Angga Yuniar)
, Jakarta – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tiba-tiba turun tajam menjelang penutupan perdagangan saham Jumat, (5/6/2026). IHSG hari ini di tengah mayoritas sektor saham yang tertekan.
Berdasarkan data RTI, pada pantauan pukul 15.49 WIB, IHSG turun 4% menjadi 5.606. Indeks saham LQ45 melemah 3,69% menjadi 559. Seluruh indeks saham acuan kompak tertekan.
Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah. IHSG sempat berada di level tertinggi 5.860,11 dan terendah 5.594,11. Sebanyak 629 saham melemah sehingga bebani IHSG. 81 saham diam di tempat menguat dan 105 saham menguat. Total frekuensi perdagangan saham 2.142.385 kali dengan volume perdagangan saham 35,9 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 29,8 triliun. Dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 18.020.
Seluruh sektor saham tertekan. Sektor saham energi turun 5,29%, sektor saham basic susut 2,03%, sektor saham industri terperosok 5,64%. Sektor saham consumer nonsiklikal tergelincir 3,67%, sektor saham consumer siklikal melemah 3,31%, dan sektor saham kesehatan turun 1,66%.
Selain itu, sektor saham keuangan terpangkas 3,21%, sektor saham properti terperosok 3,71%, sektor saham teknologi terpangkas 4,8%, sektor saham infrastruktur susut 5,31% dan sektor saham transportasi terperosok 5,66%.
Harga saham NZIA melemah 10,85% menjadi Rp 230 per saham. Saham NZIA dibuka turun dua poin menjadi Rp 256 per saham. Harga saham NZIA berada di level tertinggi Rp 316 da terendah Rp 220 per saham. Total frekuensi perdagangan 49.925 kali dengan volume perdagangan saham 3.224.657 saham. Nilai transaksi Rp 88 miliar.
Harga saham BBNI turun 5,55% menjadi Rp 3.230 per saham. Harga saham BBNI dibuka turun 20 poin menjadi Rp 3.400 per saham. Saham BBNI berada di level tertinggi Rp 3.420 dan terendah Rp 3.220 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 23.328 kali dengan volume perdagangan saham 830.157 saham. Nilai transaksi Rp 273,5 miliar.
Harga saham INTP merosot 4,9% menjadi Rp 4.060 per saham. Harga saham INTP dibuka turun 20 poin menjadi Rp 4.250 per saham. Saham INTP berada di level tertinggi Rp 4.260 dan terendah Rp 4.060 per saham. Total frekuensi perdagangan 2.258 kali dengan volume perdagangan saham 43.834 saham. Nilai transaksi Rp 18,1 miliar.
