IHSG Sesi Pertama Turun ke 5.434

Laju Indeks Harga Saham Garbungan (IHSG) melemah 2,87% pada sesi pertama perdagangan saham Senin, (8/6/2026).

PerbesarIlustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) (/Herman Zakharia)

, Jakarta – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih betah di zona merah meski tekanan berkurang pada sesi pertama, Senin, (8/6/2026). IHSG hari ini terjadi di tengah seluruh sektor saham tertekan dan nilai tukar rupiah berada di 18.100 terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Mengutip data RTI, IHSG hari ini turun 2,87% menjadi 5.434,30. Indeks saham LQ45 turun 2,77% menjadi 542,31. Seluruh indeks saham acuan tertekan.

Pada sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 5.523,94 dan level terendah 5.346,33. Sebanyak 646 saham melemah sehingga bebani IHSG. 88 saham menguat dan 79 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 1.378.878 kali dengan volume perdagangan saham 20,2 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 12,9 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) makin perkasa terhadap rupiah. Tercatat dolar AS terhadap rupiah berada di kisaran 18.167.

Seluruh sektor saham tertekan. Sektor saham energi turun 1,61%, sektor saham basic melemah 0,33%, sektor saham industri terperosok 3,32%, sektor saham consumer nonsiklikal tergelincir 2,96%.

Kemudian sektor saham consumer siklikal susut 3,99%, sektor saham kesehatan melemah 6,01%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham keuangan terpangkas 2,74%, sektor saham properti turun 2,05%, sektor saham teknologi melemah 2,77%. Selanjutnya sektor saham infrastruktur turun 4,72% dan sektor saham transportasi merosot 3,62%.

Harga saham BBCA melemah 2,27% menjadi Rp 4.960 per saham. Harga saham BBCA dibuka turun menjadi Rp 4.950 per saham. Saham BBCA berada di level tertinggi Rp 5.050 dan terendah Rp 4.850 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 63.844 kali dengan volume perdagangan saham 4.096.475 saham. Nilai transaksi Rp 2 triliun.

 

 

 

Gerak Saham

PerbesarPekerja mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di salah satu perusahaan Sekuritas, Jakarta, Rabu (14/11). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bertahan di zona hijau pada penutupan perdagangan hari ini. (/Angga Yuniar)

Harga saham TLKM susut 11,96% menjadi Rp 2.430 per saham. Saham TLKM dibuka turun menjadi Rp 2.620 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 2.760 per saham. Harga saham TLKM berada di level tertinggi Rp 2.650 dan terendah Rp 2.410 per saham. Total frekuensi perdagangan 23.266 kali dengan volume perdagangan saham 1.457.048 saham. Nilai transaksi Rp 368,4 miliar.

Di sisi lain, harga saham ASPR naik 14,18% menjadi Rp 152 per saham. Harga saham ASPR sempat dibuka melemah menjadi Rp 129 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 134 per saham. Saham ASPR berada di level tertinggi Rp 159 dan terendah Rp 114 per saham. Total frekuensi perdagangan 33.592 kali dengan volume perdagangan saham 4.575.480 saham. Nilai transaksi Rp 65,3 miliar.

Harga saham BUVA terpangkas 6,56% menjadi Rp 570 per saham. Harga saham BUVA dibuka turun menjadi Rp 595 dari penutupan sebelumnya Rp 610 per saham. Harga saham BUVA berada di level tertinggi Rp 610 dan terendah Rp 535 per saham. Total frekuensi perdagangan 16.271 kali dengan volume perdagangan saham 1.694.521 saham. Nilai transaksi Rp 97,4 miliar.