BeritaLokal, Jakarta – IHSG menutup sesi pertama perdagangan saham Jumat (12/6/2026) dengan peningkatan 2,68% menjadi 6.043,55, membuka jalan bagi kenaikan harga saham yang melampaui ekspektasi pasar. Dalam sesi tersebut, sektor saham secara umum menguat, meski sektor kesehatan terpengaruh sedikit turun 0,92%.
Sementara itu, indeks saham LQ45 tumbuh 3,21% menjadi 605,55, menunjukkan sentimen positif terhadap pergerakan pasar. Pada level tertinggi, IHSG mencapai 6.057,49, sementara harga saham tertinggi ditemukan di ELTY yang naik 8,3% ke Rp 26 per saham. Di bawahnya, HEXA tumbuh 1,61% menjadi Rp 4.410 per saham, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 154 kali dan nilai transaksi Rp 355,1 juta.
Saham GOTO stagnan di harga Rp 50 per saham, sementara VKTR naik 5,83% ke Rp 635 per saham, dengan frekuensi perdagangan mencapai 3.993 kali dan nilai transaksi Rp 16,4 miliar. INCO juga mengalami kenaikan 13,58% ke Rp 4.850 per saham, memperlihatkan sentimen positif terhadap kinerja perusahaan tersebut.
Dalam sesi pertama, IHSG mencatat frekuensi perdagangan sebanyak 1.364.802 kali dengan volume perdagangan 21,6 miliar saham dan nilai transaksi Rp 11,8 triliun. Posisi dolar AS terhadap rupiah berada di kisaran 17.911, menunjukkan kebijakan moneter yang stabil.
Seluruh sektor saham mengalami kenaikan kecuali sektor kesehatan, sementara sektor energi, basic materials, industri, dan consumer non-cyclical memberikan kontribusi positif. Sementara itu, sektor teknologi, infrastruktur, dan transportasi juga tumbuh secara signifikan.
Pergerakan saham terpantau lebih aktif di ELTY dan HEXA, yang menjadi contoh kisah sukses dalam sesi perdagangan. Dengan penutupan IHSG mencapai 6.043,55, pasar saham berharap sentimen positif terus mengalir selama transaksi berlangsung.