IHSG Sempat Anjlok 5%, BEI Pastikan Tak Ubah Aturan Trading Halt

BEI memastikan belum akan mengubah aturan trading halt meski IHSG sempat terkoreksi hingga sekitar 5% dalam perdagangan.

PerbesarLayar grafik pergerakan saham di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (14/10/2020). Pada pembukaan perdagangan pukul 09.00 WIB, IHSG masih naik, namun tak lama kemudian, IHSG melemah 2,3 poin atau 0,05 persen ke level 5.130, 18. (/Angga Yuniar)

, Jakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan belum memiliki rencana untuk mengubah kebijakan batas penghentian sementara perdagangan (trading halt), meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat mengalami koreksi hingga sekitar 5 persen dalam perdagangan.

Pelaksana Tugas (Pjs) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menegaskan seluruh ketentuan yang berlaku saat ini masih akan dipertahankan, termasuk aturan trading halt yang diterapkan apabila IHSG mengalami penurunan hingga 8 persen dalam satu hari perdagangan.

Pernyataan tersebut disampaikan Jeffrey saat menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan penyesuaian batas trading halt di tengah meningkatnya volatilitas pasar saham.

“Tidak, semua kebijakan masih tetap sama,” kata Jeffrey di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Menurut dia, BEI tidak memberikan arahan khususarah pergerakan IHSG karena pergerakan indeks sepenuhnya ditentukan oleh mekanisme pasar.

Meski demikian, BEI terus memantau perkembangan pasar dan berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam menjalankan fungsi pengawasan dan menjaga stabilitas perdagangan di pasar modal.

“Tentu kami dalam keseharian selalu berkoordinasi dengan OJK,” ujarnya.

Sebagai informasi, kebijakan trading halt merupakan mekanisme penghentian sementara perdagangan saham yang diterapkan untuk meredam kepanikan pasar saat terjadi penurunan indeks secara signifikan. Saat ini, BEI memberlakukan trading halt apabila IHSG turun hingga 8 persen dalam satu sesi perdagangan.

IHSG Ditutup Turun 3,48% pada Sesi Pertama

PerbesarAdapun total volume saham yang telah diperdagangkan adalah 98,791 miliar senilai Rp67,823 triliun. Tampak dalam foto, papan elektronik menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (29/1/2026). (YASUYOSHI CHIBA/AFP)

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bertahan di zona merah hingga penutupan perdagangan saham sesi pertama, Kamis (4/6/2026). Koreksi IHSG hari ini terjadi di tengah seluruh sektor saham tertekan dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menyentuh 18.034.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup 3,48% menjadi 5.734,25 pada sesi pertama perdagangan saham. Indeks saham LQ45 tergelincir 3,21% menjadi 570,07. Seluruh indeks saham acuan kompak tertekan.

Pada sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 5.924,50 dan level terendah 5.644,23. Sebanyak 683 saham melemah sehingga bebani IHSG. 63 saham menguat dan 62 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 1.384.192 kali dengan volume perdagangan saham 22,8 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 12,7 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 18.035.

Seluruh sektor saham tertekan. Sektor saham energi terpangkas 3,08%,sektor saham basic turun 5,95% dan catat koreksi terbesar. Sektor saham industri terperosok 4,58%, sektor saham consumer nonsiklikal merosot 2,74%, sektor saham ciklikal turun 2,7%. Kemudian sektor saham kesehatan terpangkas 2,97%, sektor saham keuangan turun 3,39%, sektor saham properti merosot 5,24%. Lalu sektor saham teknologi turun 1,92%, sektor saham infrastruktur susut 4,38% dan sektor saham transportasi melemah 4,44%.

Harga saham SLIS terperosok 11,94% menjadi Rp 59 per saham. Saham SLIS dibuka stagnan di Rp 67 per saham. Saham SLIS berada di level tertinggi Rp 68 dan terendah Rp 57 per saham. Total frekuensi perdagangan 739 kali dengan volume perdagangan saham 107.308 saham. Nilai transaksi Rp 642,9 juta. 

Gerak Saham

PerbesarPekerja berbincang di dekat layar indeks saham gabungan di BEI, Jakarta, Selasa (4/4). Pada pemukaan indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini naik tipis 0,09% atau 4,88 poin ke level 5.611,66. (/Angga Yuniar)

Harga saham AALI melemah 7,63% menjadi Rp 6.150 per saham. Harga saham AALI dibuka turun 50 poin menjadi Rp 6.600 per saham. Saham AALI berada di level tertinggi Rp 6.600 dan terendah Rp 6.100 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 2.179 kali dengan volume perdagangan saham 19.686 saham. Nilai transaksi harian Rp 12,3 miliar.

Harga saham BREN terpangkas 1,92% menjadi Rp 4.080 per saham. Saham BREN dibuka turun 10 poin ke posisi Rp 4.150 per saham. Harga saham BREN berada di level tertinggi Rp 4.160 dan terendah Rp 3.670 per saham. Total frekuensi perdagangan 16.208 kali dengan volume perdagangan saham 426.199 saham. Nilai transaksi Rp 167,7 miliar.

Harga saham PSAB terpangkas 5,35% menjadi Rp 478 per saham. Saham PSAB dibuka turun lima poin menjadi Rp 500 per saham. Harga saham PSAB berada di level tertinggi Rp 500 dan terendah Rp 450 per saham. Total frekuensi perdagangan 5.090 kali dengan volume perdagangan saham 814.060 saham. Nilai transaksi Rp 38,7 miliar. 



error: Content is protected !!