Berikut daftar lengkap harga pangan hari ini termasuk cabai pada Kamis, (4/6/2026).
PerbesarBerdasarkan pantauan panel harga Badan Pangan Nasional (Bapanas). (/Angga Yuniar)
, Jakarta – Harga pangan seperti harga cabai rawit merah tembus Rp 84.400 per kilogram (kg) pada Kamis, (4/6/2026) pukul 09.22 WIB. Selain itu, harga telur ayam mencapai Rp 31.350 per kg.
Demikian berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia (BI) dikutip dari Antara.
Berdasarkan data dari PIHPS Kamis pekan ini, harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional lainnya yakni bawang merah di harga Rp 54.000 per kg dan bawang putih Rp 37.750 per kg.
Selanjutnya, harga cabai merah besar mencapai Rp 62.450 per kg, cabai merah keriting Rp 55.100 per kg, dan cabai rawit hijau Rp 42.400 per kg.
Kemudian beras kualitas bawah I di harga Rp 14.250 per kg, beras kualitas bawah II Rp 14.200 per kg. Sedangkan beras kualitas medium I Rp 15.100 per kg, dan beras kualitas medium II di harga Rp 15.050 per kg.
Selanjutnya beras kualitas super I di harga Rp 16.950 per kg, dan beras kualitas super II Rp 16.850 per kg.
daging ayam ras segar Rp40.200 per kg, daging sapi kualitas I Rp158.450 per kg, daging sapi kualitas II di harga Rp141.800 per kg.
Harga komoditas selanjutnya yakni gula pasir kualitas premium tercatat Rp22.000 per kg, gula pasir lokal Rp18.900 per kg.
Sementara itu, minyak goreng curah di harga Rp20.500 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I di harga Rp24.950 per liter, serta minyak goreng kemasan bermerek II di harga Rp23.700 per liter.
Inflasi Mei 2026 Sentuh 0,28%, Cabai hingga Beras Jadi Pendorong
PerbesarMenteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso memastikan harga pangan secara umum masih relatif stabil menjelang Hari Raya Idul Adha 2025. (/Angga Yuniar)
Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat inflasi di Indonesia pada Mei 2026 sebesar 0,28 persen secara bulanan (month to month), naik dari inflasi April 2026 sebesar 0,13 persen. Lonjakan harga komoditas seperti cabai dan beras jadi salah satu pendorong utama.
Deputi Badan Metodologi dan Informasi Statistik BPS Pudji Ismartini menyampaikan, secara tahunan (Year on Year/YoY) terjadi Inflasi sebesar 3,08 persen, dan sebesar 1,35 persen secara tahun kalender.
“Pada Mei 2026 terjadi inflasi sebesar 0,28 persen secara bulanan atau month to month, atau terjadi kenaikan indeks harga konsumen dari 111,09 pada April 2026 menjadi 111,40 pada Mei 2026,” jelasnya, Selasa (2/6/2026).
Kelompok pengeluaran penyumbang inflasi bulanan terbesar adalah kelompok makanan, minuman dan tembakau, dengan inflasi sebesar 0,39 persen dan memberikan andil inflasi sebesar 0,12 persen.
Beberapa komoditas yang dominan mendorong inflasi, antara lain cabai merah dengan andil inflasi sebesar 0,08 persen. Lalu minyak goreng dan bawang merah dengan andil inflasi masing-masing sebesar 0,04 persen.
Kemudian tomat dengan andil inflasi sebesar 0,03 persen, dan beras dengan andil inflasi sebesar 0,02 persen.
Komoditas yang Deflasi
PerbesarJelang perayaan tahun baru Imlek, sejumlah harga pangan di pasaran terpantau masih tinggi, seperti cabai rawit merah Rp 60.000/kg, cabai keriting Rp 40.000/kg dan bawang merah Rp 42.000/kg. (/Angga Yuniar)
Komoditas lain yang juga memberikan andil inflasi adalah bahan bakar rumah tangga dengan andil inflasi sebesar 0,03 persen. Selanjutnya, bensin dan tarif angkutan udara dengan andil inflasi masing-masing sebesar 0,02 persen.
Selain itu, terdapat juga komoditas yang masih memberikan andil deflasi pada Mei 2026. Pertama adalah daging ayam ras dengan andil deflasi sebesar 0,06 persen, emas perhiasan dengan andil deflasi 0,06 persen, dan telur ayam ras dengan andil deflasi sebesar 0,05 persen.
