Australia Sita 100.000 Kecoa Ilegal Senilai Rp2,1 Miliar

Gembong kecoa Australia, bagaimana operasi terbesar sepanjang sejarah berhasil mengungkap jaringan perdagangan 100.000 serangga ilegal?

PerbesarKecoa (AFP)

, Canberra- Otoritas Australia menyita lebih dari 100.000 kecoa hidup ilegal dari seorang peternak di negara bagian New South Wales dalam operasi yang disebut sebagai penyitaan invertebrata eksotis terbesar yang pernah dilakukan di negara tersebut.

Dilansir dari US News, Minggu (7/6/2026), kecoa yang disita terdiri atas spesies kecoa mendesis Madagaskar dan kecoa dubia dengan nilai pasar diperkirakan mencapai 200.000 dolar Australia atau sekitar Rp2,1 miliar.

Penyitaan dilakukan pada Mei 2026 di kota Bathurst oleh Departemen Perubahan Iklim, Energi, Lingkungan, dan Air Australia. Kedua spesies tersebut termasuk hewan yang dilarang untuk diimpor, dipelihara, dikembangbiakkan, maupun diperjualbelikan di Australia.

Pemerintah Australia menyatakan larangan tersebut diberlakukan karena kedua spesies belum melalui penilaian risiko lingkungan yang diperlukan. Kehadiran spesies asing dikhawatirkan dapat membawa penyakit, mengganggu keseimbangan ekosistem, serta mengancam kelestarian satwa asli.

Kecoa mendesis Madagaskar merupakan salah satu spesies kecoa terbesar di dunia dengan panjang tubuh mencapai 5 hingga 8 sentimeter. Ukurannya jauh lebih besar dibandingkan kecoa yang umum ditemukan di Australia, yang rata-rata hanya memiliki panjang sekitar 2 hingga 4 sentimeter.

Menurut para ahli, serangga eksotis tersebut kerap dimanfaatkan sebagai pakan reptil karena ukuran tubuhnya yang besar membuat kebutuhan pakan menjadi lebih efisien dibandingkan serangga lain.

Australia selama ini menerapkan aturan biosekuriti yang ketat untuk mencegah masuknya spesies asing yang berpotensi merusak sektor pertanian, hortikultura, maupun keanekaragaman hayati.

Meski penyitaan telah dilakukan, hingga kini belum ada tuntutan hukum yang diajukan terhadap peternak yang terlibat dalam kasus tersebut. Otoritas setempat menyatakan seluruh kecoa yang disita akan dimusnahkan guna mencegah risiko penyebaran ke lingkungan.



error: Content is protected !!