BeritaLokal, Jakarta – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) resmi memperkenalkan diskon tarif jasa pelabuhan 100% selama periode libur sekolah 2026, memberi ruang bagi masyarakat untuk menikmati perjalanan yang lebih terjangkau dan nyaman. Kebijakan ini merupakan upaya pemerintah dalam memperkuat konektivitas antardaerah serta meningkatkan daya beli masyarakat selama musim liburan. Program stimulus ini berlaku untuk 14 pelabuhan strategis, termasuk Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, Lembar-Padangbai, Kayangan-Poto Tano, Tanjung Uban-Telaga Punggur, Ajibata-Ambarita, dan Sape-Labuan Bajo.
Selama periode keberangkatan dari 20 Juni hingga 5 Juli 2026, pengguna jasa dapat memperoleh diskon tarif sebesar 100% dari rata-rata tarif jasa pelabuhan yang setara dengan 21,9 persen dari total tarif tiket penyeberangan. Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk mendukung penggunaan transportasi laut sebagai solusi ekonomi yang efisien dan berkelanjutan. Program ini juga memperkuat sinergi antara perusahaan dengan pemerintah dalam menciptakan infrastruktur transportasi yang lebih terintegrasi.
Kebijakan diskon ini mengacu pada Surat Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Nomor PR.501/1/4/ORJD/2026, yang menegaskan pemberitahuan pelaksanaan diskon tarif transportasi penyeberangan selama libur sekolah 2026. Lintasan strategis yang dioperasikan meliputi dua lintasan utama, Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk, serta lima lainnya dengan rute tambahan seperti Lembar-Padangbai dan Kayangan-Poto Tano. Selain itu, stimulus ini memperluas layanan untuk penumpang pejalan kaki dan kendaraan Golongan II serta IIIA, sehingga masyarakat memiliki pilihan perjalanan yang lebih variatif.
Selama periode libur sekolah, pemesanan tiket dilakukan secara daring melalui aplikasi Ferizy atau situs resmi trip.ferizy.com. Corporate Secretary ASDP, Windy Andale menekankan pentingnya perencanaan perjalanan yang lebih awal agar masyarakat dapat menghindari kepadatan pada masa puncak libur. Pengguna jasa juga diharapkan memiliki tiket sebelum tiba di pelabuhan untuk memastikan proses perjalanan lancar dan aman.
Selain itu, PT ASDP Indonesia Ferry mencatat capaian layanan penyeberangan perintis pada akhir 2025 mencapai lebih dari 93 ribu trip, dengan pertumbuhan sebesar 11% dibandingkan tahun sebelumnya. Kinerja ini diperkuat oleh kenaikan angkutan kendaraan hingga 556 ribu unit dan tingkat kepuasan pelanggan mencapai skor 3,34 dari skala 4. Dari sisi keuangan, perusahaan membukukan pendapatan sebesar Rp 4,96 triliun dan laba konsolidasi Rp285,4 miliar hingga akhir 2025.
Meski demikian, ASDP masih menghadapi beberapa insiden pelayaran, seperti kecelakaan dan tabrakan kapal. Namun, tingkat kecelakaan capai 0,220 persen, yang lebih baik dibandingkan target sebesar 0,230 persen. Dalam periode 2025, perusahaan berhasil mengendalikan lima insiden kapal, menunjukkan kinerja operasional yang stabil dan aman. Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik pengguna jasa dan memperkuat posisi ASDP sebagai perusahaan transportasi laut yang andal.
Artikel Terkait
Anggaran Penyeberangan Naik 209 Miliar, ASDP & PEL Dukung
20 Juli 2026
Pilih Rumah Baru! Jangan Lewatkan Langkah Penting Ini
20 Juni 2026
Vino G Bastian Tampil di Film ‘Tanah Runtuh’ Mengungkapkan Pesan Penting tentang Keluarga dan Toleransi
20 Juni 2026
Musisi Agustinus Bambang Jusana Meninggal Dunia Dalam Usia 56 Tahun
19 Juni 2026
Vino G Bastian Main Film Tanah Runtuh, Belajar Tetap Punya Hati dan Peduli Pada Orang Lain
19 Juni 2026
Penjelasan PLN Soal Listrik Padam di Sejumlah Wilayah
19 Juni 2026
Harga Minyak Dunia Bervariasi, Ini Penyebabnya
19 Juni 2026
Jeff Bezos Sebut AI Bakal Ciptakan Lebih Banyak Pekerjaan
18 Juni 2026
Memuat komentar...